Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pastikan Siap 100 Persen, Pemkab Memberamo Raya Bantah Disebut Tidak Dukung Pilkada 2024

J
Penulis: Jimianus Karlodi❯
Plt Kepala BPKAD Mamberamo Raya, Estepanus Lolo Kassa.
Plt Kepala BPKAD Mamberamo Raya, Estepanus Lolo Kassa.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - KPU Papua Steve Dumbon pada, Minggu (11/8) lalu mengatakan kepada Cenderawasih Pos bahwa terdapat lima (5) daerah di Papua yang terancam tak dapat menyelenggarakan Pilkada.


Advertisement

Ke-5 daerah yang dimaksud ketua KPU Papua itu, antara lain Kabupaten Jayapura, Keerom, Mamberamo Raya, Kepulauan Yapen, dan Waropen. Penyebabnya lima daerah yang disebut Steve Dumbon terancam tak dapat menyelenggarakan Pilkada 2024 karena berkaitan dengan pelunasan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah).

“KPU tidak akan menyelenggarakan Pilkada bagi kepala daerahnya yang belum melunasi NPHDnya,” tegas Steve kepada Cenderawasih Pos, Minggu (11/8/2024).

Menangapi pernyataan di dari Ketua KPU Papua, Plt Kepala BPKAD Mamberamo Raya, Estepanus Lolo Kassa, membantah pernyataan itu. Dia mengatakan kondisi di Kabupaten Memberamo Raya tidak seperti yang di sampaikan ketua KPU Papua Steve Dumbon. 

Advertisement

"Untuk Memberamo Raya dan bahkan untuk daerah lain itu kondisinya tidak seperti itu," jelas Estepanus saat dihubungi Cenderawasih Pos, Rabu (14/8) siang.

Ia mengatakan itu berdasarkan NPHD sebagai dasar pencairan uang untuk Pemilukada semua sudah ditandatangani, kecuali TNI karena mereka terlambat membuat NPHD dengan pemerintah daerah.

Kemudian untuk realisasi belanja Pilkada 2024, Estepanus mengaku pihaknya sudah melakukan. Ia mengatakan Kabupaten Memberamo Raya telah merealisasikan sebanyak Rp 35 miliar untuk dua tahap.

Advertisement

"Sesuai dengan hasil monitoring oleh kementerian dalam negeri kami sudah menandatangani berita acara mengenai pembayaran untuk realisasi terakhir paling lama September 2024," jelaskan.

Karena itu ia mengatakan bahwa khusus untuk belanja Pemilukada di KPU tahun 2024 itu tinggal sebanyak Rp 10 milyar. Kenapa tinggal 10 milyar karena sisa alokasi tahun 2023 tahun lalu tidak di serahkan kembali.

Untuk itu, dia membantah kalau Kabupaten Memberamo Raya merupakan salah satu dari beberapa daerah di provinsi Papua terancam tidak mengikuti Pilkada 2024.

"Tidak benar kalau dibilang Memberamo Raya itu salah satu yang terancam batal melaksanakan Pemilukada 2024," kata Estepanus dengan tegas.

Dia menambahkan pentingnya melihat data supaya tidak keliru. Perlu disampaikan bahwa realisasi pencarian tahap pertama, pada (9/5/2024) sebesar Rp 22 milyar untuk KPU, Untuk Bawaslu pada (22/5/2024) sebesar Rp 10 milyar.

Tahap kedua, terealisasi untuk KPU pada (22/7/2024) sebesar Rp 13 milyar. Untuk tahap kedua Bawaslu pada (25/7/2024) terealisasi sebesar Rp 5 milyar.

"Jadi tidak benar kalau ada stadmen yang mengatakan Kabupaten Memberamo Raya salah satu daerah yang kemungkinan tidak melaksanakan pemilukada," pungkasnya.

Ia kembali menegaskan Kabupaten Memberamo Raya sangat siap melaksanakan Pilkada 2024. Dana untuk Pilkada kata dia telah disiapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan NPHD yang sudah disepakati. 

"Untuk dana pemilukada di Memberamo Raya jika di totalkan sebanyak Rp 80 milyar. Sebenarnya total keseluruhannya sebanyak Rp 90 milyar tetapi Rp 10 milyar ada di 2023 kemarin. untuk persiapan pemilukada Kabupaten Memberamo Raya siap telah siap 100 persen," tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) menyayangkan sikap pihak birokrasi kampus yang dinilai belum

Kadispendukcapil Biak Kalep Ampnir Tutup Usia, Pemda Biak Lakukan Upacara Penghormatan

Kadispendukcapil Biak Kalep Ampnir Tutup Usia, Pemda Biak Lakukan Upacara Penghormatan

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kehilangan salah satu pejabat terbaiknya. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer