Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BREAKING NEWS: Demo di Kantor KPU Kota Jayapura

G
Penulis: Gratianus Silas❯
Forum Penegak Demokrasi (FPD) Kota Jayapura menggelar aksi demo di Kantor KPU Kota Jayapura, Senin (20/5/2024).
Forum Penegak Demokrasi (FPD) Kota Jayapura menggelar aksi demo di Kantor KPU Kota Jayapura, Senin (20/5/2024).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Forum Penegak Demokrasi (FPD) Kota Jayapura menggelar aksi demo di Kantor KPU Kota Jayapura, Senin (20/5/2024).


Advertisement

Massa menuntut anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) didiskualifikasi.

Adapun anggota PPD Japut ini atas nama Oktavianus Karubaba dan Griffith Yustine Dumbon.

Keduanya diduga menyalahi peraturan DKPP Nomor 02 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Prilaku Penyelenggara Pemilu.

Advertisement

"Oktavianus Karubaba ini adiknya Ketua KPU Kota Jayapura, sementara Griffith Yustine Dumbon ini anak kandungnya Ketua KPU Provinsi Papua, secara aturan tidak boleh adanya hubungan langsung didalam penyelenggara pemilu," ujar Michael.

"Sehingga dengan perekutan ini sangat jelas adanya tindakan nepotisme di dalam penyelenggara pemilu Kota Jayapura," tegasnya.

Oleh sebab itu FPD meminta DKPP segera memeriksa Kedua anggota PPD tersebut, dan Ketua maupun Komisioner KPU Kota Jayapura.

Advertisement

Tidak hanya itu FPD ini juga meminta KPU RI dan DKPP RI segera memproses tindakan  Kode Etik tersebut.

Sebab jika tidak, maka akan berpengaruh pada pelaksanaan Pilkada di Kota Jayapura pada Pemilukada serentak November 2024 mendatang.

"Komisioner KPU Kota Jayapura ini baru dilantik dan baru menjalankan tugas, tapi sudah mulai bikin aturan sendiri, kami minta KPU RI segera merespon hal ini, guna menyukseskan pemilukada di Kota Jayapura yang Langsung Umum Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber dan Jurdil)," imbuhnya.

Adapun aksi tersebut tidak mendapatkan jawaban langsung dari Komisoner KPU, lantaran semua Komisioner sedang bertugas di luar kantor.

Sehingga FPD ini akan kembali melakukan aksi damai di Kantor KPU Rabu (22/5/2024) mendatang.

"Kami akan kembali dengan membawa masa yang lebih banyak, karena aksi hari ini tidak ada jawaban dari Komisioner KPU Kota Jayapura," tuturnya (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) menyayangkan sikap pihak birokrasi kampus yang dinilai belum

Kadispendukcapil Biak Kalep Ampnir Tutup Usia, Pemda Biak Lakukan Upacara Penghormatan

Kadispendukcapil Biak Kalep Ampnir Tutup Usia, Pemda Biak Lakukan Upacara Penghormatan

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kehilangan salah satu pejabat terbaiknya. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer