Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Saling Mengunjungi Bukti Toleransi di Tanah Papua Luar Biasa

W
Penulis: Weny Firmansyah❯

Ketua harian PHBI Papua Alwi Tianlean (Weny Firmansyah/ceposonline.com)
Ketua harian PHBI Papua Alwi Tianlean (Weny Firmansyah/ceposonline.com)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Tradisi saling kunjung mengunjungi pada hari raya idul Fitri di Tanah Papua merupakan bentuk toleransi yang luar biasa dari masyarakat Papua, hal ini jarang atau tak ditemui oleh masyarakat di luar Tanah Papua. 

 

 

Advertisement

Ketua harian panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Papua Alwi Tianlean dengan mata berkaca-kaca mengakui hal tersebut merupakan wujud toleransi yang luar biasa di Papua. 

 

 

Advertisement

" Saling mengunjungi sahabat, teman, handai taulan, itu merupakan tadisi yang telah berlangsung lama dari nenek moyang kita walaupun berbeda iman tetapi mereka hidup rukun dalam suatu keluarga besar," Kata ketua harian PHBI provinsi Papua.

 

 

Dia berharap kondisi ini terus berlanjut hingga generasi berikut, Insya Allah tanah Papua tetap aman dan damai. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

MRP Papua Tengah Usul Gubernur, DPR dan MRP Enam Provinsi Se-Tanah Papua Bahas Definisi OAP Bersama

MRP Papua Tengah Usul Gubernur, DPR dan MRP Enam Provinsi Se-Tanah Papua Bahas Definisi OAP Bersama

Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah mengusulkan agar seluruh gubernur, pimpinan DPR, dan pimpinan MRP dari enam provinsi di Tanah Papua

Waropen, “Small Is Beautiful” Negeri Seribu Bakau                                    

Waropen, “Small Is Beautiful” Negeri Seribu Bakau                                    

Selama beberapa dekade paradigma pembangunan di Tanah Papua cendrung didominasi oleh pendekatan makro yang mengejar pertumbuhan Produk Domes

Ancaman Pembongkaran Gunung Cycloop untuk Tambang Nikel Jadi Point Krusial Massa Aksi di Abepura 

Ancaman Pembongkaran Gunung Cycloop untuk Tambang Nikel Jadi Point Krusial Massa Aksi di Abepura 

Isu lingkungan dan ancaman eksploitasi alam di Tanah Papua menjadi salah satu poin krusial yang disuarakan dalam aksi unjuk rasa di seputaran Lingkaran Abepura, Jumat (29/5/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer