Usung Tema Polri untuk Masyarakat, Polda Papua Tengah Gelar Lomba dari Noken hingga E-Sport

CEPOSONLINE.COM — NABIRE – Polda Papua Tengah menyiapkan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat dari beragam kalangan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus mengangkat potensi serta kekayaan budaya Papua.
Koordinator Seksi Lomba HUT Bhayangkara ke-80 Polda Papua Tengah, Kombes Pol Adi Tri Widiyanto, mengatakan seluruh rangkaian lomba dirancang bukan hanya untuk memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi dan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh berbagai bidang, mulai dari keamanan lingkungan, olahraga, kreativitas digital, hingga pelestarian budaya lokal.
“Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat, terbuka, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta mengangkat potensi dan budaya Papua,” ujar Adi kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (16/6/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.
Untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat, panitia menyiapkan sepuluh kategori perlombaan. Mulai dari Lomba Kampung Kamtibmas, Pos Kamling atau Siskamling, Kebersihan Mako, E-Sport, Fotografi Bhayangkara, Konten Kreatif Kerukunan, Noken Kreatif Bhayangkara, Motor Tempel Nelayan, Mini Soccer Kapolda Cup, hingga Satpam, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), dan Polisi Khusus (Polsus) Teladan.
Keberagaman kategori lomba tersebut sengaja disusun agar dapat mengakomodasi minat dan profesi masyarakat yang berbeda-beda. Di satu sisi, ada lomba yang mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.
“ Di sisi lain, terdapat pula kompetisi yang memberi ruang bagi kreativitas generasi muda dan pelestarian budaya Papua,” lugasnya.
Lanjut dia, Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga merupakan wadah untuk menampilkan kreativitas masyarakat serta memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Papua Tengah.
Salah satu lomba yang mendapat perhatian khusus adalah Noken Kreatif Bhayangkara. Melalui lomba ini, Polda Papua Tengah ingin turut mendukung pelestarian noken sebagai warisan budaya Papua.



