Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Papua Tengah Fokus Persiapan Pesparawi 2026, Pemprov Siapkan Dukungan Penuh

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯

 


Advertisement

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE).
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE).

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mematangkan persiapan menghadapi ajang Pesparawi 2026 di Manokwari dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) yang digelar di Guest House Nabire, Senin (30/3/2026).


Kegiatan ini dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Tengah.

Advertisement


Silwanus mengatakan, rakor tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan kesiapan seluruh daerah dalam menghadapi Pesparawi yang akan berlangsung di Manokwari.

“Hari ini kita melakukan rapat koordinasi LPPD sebagai bagian dari persiapan menuju Pesparawi 2026 di Manokwari,” ujar Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule saat dimintai keterangan di sela-sela rakor LPPD.


Ia menjelaskan, kemampuan para peserta sejauh ini sudah cukup baik, terutama dalam penampilan vokal. Namun, peningkatan kualitas tetap diperlukan melalui latihan yang lebih intensif.

Advertisement


“Mereka sudah menyanyi dengan sangat baik, tinggal kita tingkatkan lagi. Setelah ini, masing-masing LPPD kabupaten akan menyampaikan kesiapan mereka,” katanya.


Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi fasilitasi maupun pembiayaan. Tim dari provinsi juga tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk melakukan pemantauan secara berkala terhadap proses latihan.

“Kita pasti memberi dukungan. Ada fasilitasi dan pembiayaan yang akan disiapkan. Ke depan juga akan ada beberapa kali pemantauan, dan mereka akan terus latihan di Nabire, Mimika, maupun Puncak,” jelas dia.

Selain itu, pemerintah juga berencana melakukan kunjungan ke daerah-daerah untuk melihat langsung kesiapan peserta serta memberikan motivasi.

Silwanus menegaskan, keikutsertaan dalam Pesparawi bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial.

“Harapan utama kita adalah nama Tuhan dipermuliakan. Selain itu, kita ingin menjaga persatuan dan kesatuan, sekaligus menyalurkan bakat adik-adik kita agar bisa memberikan yang terbaik,” pungkas Sumule.


Tambahnya, ajang Pesparawi juga menjadi momentum bagi Papua Tengah untuk menampilkan potensi daerah di tingkat nasional.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Kondisi Pertahanan Wilayah Perbatasan Jadi Topik Hangat Pemerintah

Kondisi Pertahanan Wilayah Perbatasan Jadi Topik Hangat Pemerintah

Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI.

Libatkan Petani Kopi dari Delapan Kabupaten, Festival Kopi Papua Tengah Promosikan Kopi Lokal

Libatkan Petani Kopi dari Delapan Kabupaten, Festival Kopi Papua Tengah Promosikan Kopi Lokal

Festival Kopi Papua Tengah 2026 menjadi ajang promosi potensi kopi lokal sekaligus mempertemukan petani, pemerintah, dan pelaku usaha untuk

Dukung Petani, Pemprov Papua Tengah Siapkan 1,25 Juta Bibit dan Perluasan 1.400 Hektare Kebun Kopi

Dukung Petani, Pemprov Papua Tengah Siapkan 1,25 Juta Bibit dan Perluasan 1.400 Hektare Kebun Kopi

Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu sektor unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer