Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambut Satu Tahun Kepemimpinan MeGe di Papua Tengah, Sumule: ASN Harus Dukung Sinkronisasi Program Prioritas Gubernur dan Wagub

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯

 

Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule saat memimpin Apel di halaman kantor Gubernur Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)
Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule saat memimpin Apel di halaman kantor Gubernur Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule menegaskan pentingnya kesiapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyambut perayaan satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah (MeGe) yang akan digelar tanggal 20 Februari 2026.


Advertisement

Dalam arahannya, Sumule menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan melaksanakan sejumlah kegiatan dalam rangka satu tahun kepemimpinan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan dikoordinasikan oleh Biro Umum.

“Kedepan kita akan melaksanakan perayaan satu tahun kepemimpinan MeGe. Akan ada sejumlah kegiatan yang dikoordinir oleh Biro Umum,” ujar Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule saat memimpin apel Gabungan di halaman kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu, (18/2/2026).

Ia mengingatkan kepada seluruh pimpinan OPD dan jajaran yang diberikan tanggung jawab agar segera menyiapkan berbagai dokumen pendukung, termasuk data statistik, laporan kinerja, serta dokumen lain yang dibutuhkan. Menurutnya, kesiapan administrasi menjadi faktor penting agar pelaksanaan kegiatan pada hari H dapat berjalan dengan baik dan tertib.

Advertisement

“Saya ingatkan teman-teman yang diberikan tanggung jawab untuk segera menyiapkan data laporan statistik maupun dokumen lainnya agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule saat memimpin Apel di halaman kantor Gubernur Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)
Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule saat memimpin Apel di halaman kantor Gubernur Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)

Sumule juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja hingga Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dapat dituntaskan. Namun demikian, ia mengingatkan para kepala sub bagian program dan keuangan agar Uang Persediaan (UP) yang telah didistribusikan segera dibuat administrasinya serta disusun timeline pelaksanaan program, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai perencanaan.

“UP yang sudah didistribusikan harus segera dibuat administrasinya dan disusun timeline agar program-program bisa berjalan sesuai rencana,” katanya.

Lebih lanjut, Pj. Sekda menekankan bahwa terdapat program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur yang wajib dijalankan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program tersebut harus disinkronkan dengan kebijakan pemerintah pusat, sekaligus dikembangkan melalui program-program inovatif di tingkat daerah.

Advertisement

Sumule mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan prinsip kerja keras, cerdas, jujur, dan ikhlas demi mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah.

“ASN harus mendukung sinkronisasi program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur. Bekerjalah dengan prinsip kerja keras, cerdas, jujur, dan ikhlas,” pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Papua Tengah Juga Punya Festival Kopi, Ini Konsepnya

Papua Tengah Juga Punya Festival Kopi, Ini Konsepnya

Festival Kopi ternyata tak hanya ada di Jayapura Papua. Provinsi Papua Tengah kini tengah mendorong event serupa . Namanyapun sama, Festival

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menginstruksikan jajaran Polres Mimika untuk berkoordinasi secara proaktif dengan Pemerintah Kabupate

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah senilai Rp28 miliar di Komisi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer