Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peletakan Batu Pertama GPdI Imanuel Nabire, Pemprov Tekankan Peran Gereja Bangun Moral Umat

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Zakharias F. Marey, saat menghadiri ibadah dan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Imanuel
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Zakharias F. Marey, saat menghadiri ibadah dan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Imanuel

CEPOSONLINE.COM'vNABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menekankan pentingnya peran gereja dalam membangun moral, karakter, dan spiritual umat di tengah masyarakat.


Advertisement

 

 Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Zakharias F. Marey, saat menghadiri ibadah dan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Imanuel Nabire, Jumat, (6/2/2026).

 

Advertisement

Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Zakharias F. Marey, ditegaskan bahwa pembangunan gereja merupakan wujud nyata iman dan pengharapan umat kepada Tuhan sekaligus bagian penting dalam pembinaan kehidupan bermasyarakat.

 

“Gereja memiliki peran strategis dalam membangun moral, karakter, dan spiritual umat,” ujar Zakharias.

Advertisement

 

Ia menyampaikan bahwa gedung gereja yang akan dibangun diharapkan menjadi rumah doa, tempat persekutuan, serta pusat pembinaan iman dan pelayanan rohani.

 

 

“Gedung gereja ini kiranya menjadi rumah doa, tempat persekutuan, pembinaan iman, serta pusat pelayanan rohani yang membawa terang dan kasih Kristus bagi jemaat dan masyarakat di Kabupaten Nabire,” katanya.

 

Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada prinsipnya mendukung setiap upaya pembangunan rumah ibadah karena perannya yang besar dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual masyarakat. 

 

“ Gereja juga diharapkan menjadi pusat pendidikan rohani serta wadah penanaman nilai kasih, damai, dan persaudaraan di tengah kehidupan sosial,” lugas Marey. 

 

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Papua Tengah menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, para pelayan Tuhan, serta seluruh jemaat GPdI Jemaat Imanuel Nabire atas komitmen dan kerja keras yang telah dilakukan sehingga pembangunan gedung gereja dapat dimulai.

 

 

“Pembangunan gereja ini bukan hanya membangun sebuah bangunan fisik, tetapi juga membangun kehidupan rohani umat serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

 

Zakharias juga berharap agar seluruh proses pembangunan Gedung Gereja GPdI Jemaat Imanuel Nabire dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tepat waktu, serta senantiasa berada dalam tuntunan dan perlindungan Tuhan.

 

“Kiranya Tuhan memberkati setiap jerih lelah, doa, tenaga, dan dukungan materi yang telah dan akan dipersembahkan,” pungkas Asisten III Pemprov Papua Tengah mewakili Gubernur. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Hari Pahlawan, Pembangunan Inklusif Jadi Wujud Perjuangan Membangun Papua

Hari Pahlawan, Pembangunan Inklusif Jadi Wujud Perjuangan Membangun Papua

Peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Tanah

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) menyayangkan sikap pihak birokrasi kampus yang dinilai belum

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer