Pemprov Papua Selatan Dorong Sinkronisasi SPAM, Perluas Akses Air Minum Aman dan Merata

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong penguatan sinergi dan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), guna mewujudkan pelayanan air minum yang aman, berkelanjutan dan merata bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, saat membacakan sambutan Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop Sinkronisasi Pembinaan, Pengelolaan, dan Pengembangan SPAM Kabupaten di Provinsi Papua Selatan, di Swiss-Belhotel Merauke, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Sinergitas dan Sinkronisasi Kebijakan Daerah dalam Mewujudkan Layanan Air Minum yang Aman, Berkelanjutan, dan Merata” tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan akses air minum layak dan aman di Papua Selatan.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Agustinus Joko Guritno, ditegaskan bahwa air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, menurunkan angka stunting, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, penyediaan layanan air minum yang layak dan aman harus menjadi perhatian bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.
Pemerintah dihadapkan pada target pembangunan dalam RPJMN dan RPJMD serta Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mewujudkan akses air minum layak dan aman bagi seluruh masyarakat.
Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan secara bersama.
Di antaranya, tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang masih relatif tinggi pada PDAM atau BUMD Air Minum, serta cakupan pelayanan yang belum merata di seluruh wilayah kabupaten.
Untuk itu, pengembangan SPAM membutuhkan koordinasi lintas sektor dan lintas kewenangan, terutama antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Perkuat Sinergi Program dan Anggaran
Gubernur Papua Selatan juga menekankan bahwa sinkronisasi program dan anggaran menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan SPAM.
Keterpaduan pendanaan perlu dilakukan melalui APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, serta berbagai skema alternatif seperti Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan Corporate Social Responsibility (CSR).



