Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jokowi Dikabarkan Bakal Jadi Ketum PSI, Siap Gandeng KDM 

A
Jokowi menunjukkan KTA PSI dalam Rakorda DPP PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9). (PSI)
Jokowi menunjukkan KTA PSI dalam Rakorda DPP PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9). (PSI)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan akan mendeklarasikan diri menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Berdasarkan informasi yang diperoleh JawaPos.com, deklarasi pergantian pucuk pimpinan parpol bergambar gajah tersebut, rencananya akan dilakukan pada awal November mendatang. 

Dalam deklrasi tersebut, sejumlah tokoh-tokoh politik lain seperti Gubernur Jawa Barat, Dedi Muluyadi alias Kang Dedi Mulyadi (KDM) dikabarkan akan bergabung dari Partai Gerindra ke PSI. Nantinya, setelah resmi bergabung, KDM rencananya akan disandingkan dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk berkontestasi pada Pilpres 2029 mendatang.

Advertisement

Dikonfirmasi terkait adanya rumor pergantian pucuk pimpinan partainya, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron mengatakan, terdapat permintaan dari sejumlah kader di daerah yang mengusulkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi ketua umum. 

Atas usulan itu, ia pun menyampaikan langsung saat dirinya berkunjung ke kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu (21/10/2026). "Waktu ke Solo, saya menyampaikan aspirasi beberapa pengurus daerah," kata Bro Ron dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (25/10/2026).

Bro Ron menyatakan, PSI sangat terbuka terhadap usulan setiap kader. Karena itu, usulan tersebut masih menjadi pembahasan di tingkat internal. "Sebagai partai super terbuka, tentunya kami membebaskan kader untuk bersuara dan kita tampung untuk saat ini," tegasnya.

Advertisement

Meski demikian, Bro Ron menegaskan usulan agar Jokowi menjadi ketua umum PSI tidak sepenuhnya dapat terwujud. Ia menegaskan, saat ini pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan struktur sampai tingkat desa dari Sabang sampai Merauke.

"Belum tentu terwujud. Tergantung situasi politik external dan internal. Untuk saat ini masih fokus menyelesaikan struktur sampai tingkat desa dari Sabang sampai Merauke," ungkapnya.

Di lain pihak ketika ditanya soal kabar gabungnya KDM ke partainya dan akan diduetkan dengan Gibran pada Pilpres 2029 mendatang, Bro Roron langsung membantahnya. "Kabar burung saja. Tidak pernah ada pertemuan dengan pimpinan PSI bahkan dibicarakan internal. KDM sudah berada di partai besar, partai pemenang dan sudah cocok disana," tukasnya.

Bro Ron menyebut. partainya masih setia untuk menduetkan Gibran dengan Prabowo selaku Ketum Partai Gerindra. "Untuk saat ini belum berubah, dukung Prabowo-Gibran sampai selesai," pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Jokowi Siap Buka Seluruh Ijazah di Pengadilan, Kuasa Hukum: Agar Polemik Tuntas

Jokowi Siap Buka Seluruh Ijazah di Pengadilan, Kuasa Hukum: Agar Polemik Tuntas

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut siap hadir secara langsung dalam persidangan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa.

Dedi Mulyadi Sebarkan Info Loker Khusus Jawa Barat, Simak Cara Lihat Syarat dan Jenisnya

Dedi Mulyadi Sebarkan Info Loker Khusus Jawa Barat, Simak Cara Lihat Syarat dan Jenisnya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan informasi lowongan kerja (Loker) bagi masyarakat Jabar.

Abisai Rollo: Papua Harus Maju Tanpa Kehilangan Jati Diri dan Sejarahnya

Abisai Rollo: Papua Harus Maju Tanpa Kehilangan Jati Diri dan Sejarahnya

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan bahwa pembangunan di Tanah Papua harus tetap menghormati sejarah hidup masyarakat adat serta menjaga identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer