Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Serahkan Kursi Menkeu ke Suahasil, Kenapa Sambutannya Cuma Sebentar?

E
Penulis: Elfira Halifa❯
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (jawapos.com)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (jawapos.com)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Ada yang berbeda dari Purbaya Yudhi Sadewa saat meninggalkan kursi Menteri Keuangan. Setelah sekitar setahun memimpin Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Purbaya memilih tidak banyak berbicara dalam prosesi serah terima jabatan (Sertijab) kepada Suahasil Nazara.

Sertijab berlangsung di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Momen tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Purbaya sebagai Menteri Keuangan dan dimulainya tugas Suahasil Nazara di posisi tersebut.

Purbaya mengatakan, Sertijab merupakan momen penting baginya. Namun, ia sengaja membuat sambutannya singkat.

Advertisement

“Bagi saya hari ini adalah momen penting. Tapi saya pikir kepanjangan ini. Kalau waktu itu saya datang boleh ngomong panjang karena untuk menciptakan optimisme. Kalau sekarang saya akan serahkan ke Bapak Suahasil saja ke depannya. Jadi saya hanya ngomong pendek saja,” ujar Purbaya, dilansir dari JawaPos.

Dalam kesempatan itu, Purbaya hanya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama dirinya menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.

“Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” katanya.

Advertisement

Sekadar diketahui, Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025. Sebelum menduduki posisi tersebut, ia dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pengalaman Purbaya di bidang ekonomi dan pemerintahan terbilang panjang. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, baik di lingkungan pemerintahan maupun sektor keuangan.

Pada Mei 2018 hingga September 2020, Purbaya menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Sebelumnya, ia dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada Juli 2016 hingga Mei 2018.

Advertisement

Artikel Terkait

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire memusnahkan barang bukti dari 24 perkara tindak pidana yang telah diproses hukum, terdiri dari kasus narkot

Awalnya Minta Rokok, Dua Pria di Jagebob Rampas Uang dan Bacok Sopir Truk

Awalnya Minta Rokok, Dua Pria di Jagebob Rampas Uang dan Bacok Sopir Truk

Seorang sopir dump truck (DT) 162 T bernama Michael Victoriano Fautngil Yanan (26), menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam (s

Kasus Malaria di Mimika Turun: Tren Positif Sepanjang Januari-Oktober 2026

Kasus Malaria di Mimika Turun: Tren Positif Sepanjang Januari-Oktober 2026

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melaporkan adanya tren penurunan kasus malaria yang signifikan pada periode Januari hingga Oktober 2026 jik

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer