Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stella Misiro: Kampung Nelayan Nabire Harus Jadi Pusat Ekonomi Masyarakat Pesisir

T
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPR PT) dari Kelompok Khusus, Stella Misiro saat mengikuti acara peletakan batu pertama Kampung Nelayan di Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPR PT) dari Kelompok Khusus, Stella Misiro saat mengikuti acara peletakan batu pertama Kampung Nelayan di Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE  — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPR PT) dari Kelompok Khusus, Stella Misiro, berharap pembangunan Kampung Nelayan di Kabupaten Nabire tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.

Harapan tersebut disampaikan Stella menyusul peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan di Nabire yang dinilai menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu fondasi ekonomi di Papua Tengah.

Menurut Stella, pembangunan Kampung Nelayan patut diapresiasi karena menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat nelayan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi di wilayah pesisir Nabire.

Advertisement

Stella mengatakan, dirinya bersama anggota DPR PT, John Gobay, turut terlibat sejak tahap awal persiapan pembangunan dengan mendampingi tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat melakukan survei lokasi.

“Kami turut terlibat secara langsung dalam proses awal. Saya bersama Bapak John Gobay sebagai anggota DPR Papua Tengah mendampingi tim Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam melakukan survei lokasi yang menjadi bagian dari persiapan pembangunan Kampung Nelayan ini,” ujar Stella kepada media, Selasa, (11/8/2026).

Menurutnya, keterlibatan sejak tahap survei penting untuk memastikan pembangunan dilakukan berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat. Aspirasi masyarakat pesisir, kata dia, harus menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan agar fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar fungsional dan memberikan manfaat.

Advertisement

“Pembangunan harus dimulai dari pemahaman yang benar terhadap kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat. Aspirasi masyarakat pesisir harus menjadi bagian dari pertimbangan, sehingga fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar fungsional dan memberikan manfaat,” katanya.

Stella juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas perhatian serta komitmen dalam mendorong pembangunan Kampung Nelayan di Nabire.

“Program seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan nasional dapat hadir secara nyata hingga ke masyarakat pesisir Papua Tengah,” ujarnya.

Meski demikian, Stella mengingatkan bahwa peletakan batu pertama bukanlah akhir dari proses pembangunan. 

Advertisement

Artikel Terkait

Masyarakat Keerom Diajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Masyarakat Keerom Diajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dige

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AK (37) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penemb

Lengkap P21, Polres Mimika Serahkan Dua Tersangka Kasus Sabu ke Kejaksaan

Lengkap P21, Polres Mimika Serahkan Dua Tersangka Kasus Sabu ke Kejaksaan

Kepolisian Resor (Polres) Mimika menyerahkan dua tersangka beserta barang bukti kasus peredaran narkotika jenis sabu ke Kejaksaan Negeri (Ke

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer