Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puluhan Warga Mimika Geruduk Kantor DPRK Tuntut Percepatan Penanganan Konflik Kwamki Narama

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯

 

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Solidarias Rakyat Mimika Peduli Konflik di depan gedung kantor DPRK Mimika, Rabu (7/1/2026). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Solidarias Rakyat Mimika Peduli Konflik di depan gedung kantor DPRK Mimika, Rabu (7/1/2026). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Dalam rangka menyikapi konflik berkepanjangan di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, puluhan warga yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Mimika Peduli Konflik menggeruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Rabu (7/1/2026). 


Advertisement

 

Pantauan media ini, sejak pagi warga telah berkumpul di halaman gedung kantor DPRK Mimika dengan agenda hendak melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika sebagai bentuk kepedulian terhadap konflik Kwamki Narama. 

 

Advertisement

Namun, hingga menjelang siang, massa menggugurkan keinginan melakukan aksi di kantor Puspem dan melanjutkan aksi tersebut di kantor DPRK Mimika dan langsung ditemui oleh wakil rakyat.  

 

Dalam aksi tersebut, Amianus Uamang selaku orator mendesak semua pihak yang berkepentingan di Mimika untuk segera menyelesaikan konflik Kwamki Narama. 

Advertisement

 

Dengan tegas, ia menyampaikan agar Bupati Mimika serta seluruh pemangku kepentingan dapat menjadikan hal ini sebagai perhatian bersama. 

 

Mengingat, kasus ini telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dan sudah menelan 11 korban jiwa. Selain itu, puluhan orang lainnya luka-luka akibat konflik tersebut. 

 

Selain itu, akibat konflik ini juga masyarakat setempat khususnya di Kampung Amole dan sekitarnya hidup dalam ketakutan. 

 

“Pemerintah Daerah harus bertanggung jawab atas konflik ini,” katanya tegas. 

 

“Saya punya depan rumah jadi tempat perang. Kami terdampak,” sambungnya. 

 

“Saya capek berdiri di sini suarakan hal ini, saya capek,” teriak seorang orator lainnya di hadapan anggota dewan. 

 

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah untuk menyikapi konflik tersebut. 

 

“Pemerintah daerah selama dua hari berturut-turut sudah menggelar pertemuan untuk mencari solusi terkait penyelesaian konflik di Kwamki Narama,” imbuhnya. 

 

Ia pun menyampaikan bahwa jajaran dewan juga akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Kabupaten Puncak dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang pertemuan DPRK Mimika sebagai upaya untuk mencarikan solusi terbaik terhadap penyelesaian konflik Kwamki Narama.

 

Setelah menyampaikan aspirasi, massa pun membubarkan diri meninggalkan halaman gedung kantor DPRK Mimika saat siang bolong menyergap.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Korban Jiwa Konflik Kwamki Narama Bertambah, Kini Berjumlah 27

Korban Jiwa Konflik Kwamki Narama Bertambah, Kini Berjumlah 27

Konflik komunal berkepanjangan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali memakan korban jiwa. 

Dibuntuti dari Kwamki Narama, TN Tersangka Pemerkosaan Ditangkap di RSUD Mimika

Dibuntuti dari Kwamki Narama, TN Tersangka Pemerkosaan Ditangkap di RSUD Mimika

Tim URC Reserse Mobile Polres Mimika menangkap TN, tersangka kasus pemerkosaan bergilir terhadap tiga wanita di kawasan Kali Wania, SP 3, Ka

Polisi Bongkar Pos Perang Kwamki Narama, Sejumlah Senjata Tajam Disita

Polisi Bongkar Pos Perang Kwamki Narama, Sejumlah Senjata Tajam Disita

Aparat kepolisian gabungan Polres Mimika dan Brimob menggelar operasi penegakan hukum berskala besar menyusul peristiwa bentrok dan saling s

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer