Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polisi Bongkar Pos Perang Kwamki Narama, Sejumlah Senjata Tajam Disita

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯
Personel gabungan Polres Mimika dan Brimob menyisir area permukiman dan pinggiran hutan pascabentrok antar-kelompok di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/POLRES MIMIKA).
Personel gabungan Polres Mimika dan Brimob menyisir area permukiman dan pinggiran hutan pascabentrok antar-kelompok di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/POLRES MIMIKA).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Aparat kepolisian gabungan Polres Mimika dan Brimob menggelar operasi penegakan hukum berskala besar menyusul peristiwa bentrok dan saling serang antar-kelompok warga di Jalur 1 dan Jalur 2 Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu, 16 September 2026.

Operasi penertiban yang dimulai pukul 11.12 WIT tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Mimika AKP Yulius Hari Katang bersama Kasat Intelkam AKP Safri Patenrengi. Penindakan melibatkan personel gabungan dari Polres Mimika, Polsek Kwamki Narama, Batalyon B Brimob Polda Papua Tengah, hingga Pasukan III Pelopor Mabes Polri.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Yulius Hari Katang menegaskan pentingnya antisipasi pergerakan susulan dari kelompok-kelompok yang bertikai.

Advertisement

"Tidak menutup kemungkinan kelompok tersebut kembali bergerak ke lokasi kejadian sebelumnya serta berupaya mengganggu pelaksanaan tugas, sehingga ini wajib diantisipasi. Jalur utama akses masuk menuju wilayah tersebut adalah melalui Distrik Kwamki Narama. Dan sasaran yang menjadi fokus penindakan meliputi senjata tajam berupa panah, parang, serta segala alat yang berhubungan dengan perlengkapan peperangan. Serta tenda-tenda yang diduga digunakan sebagai pos atau tempat berkumpul kelompok tersebut boleh di bongkar namun dengan ketentuan tidak boleh dibakar atau dimusnahkan secara sengaja,” tegasnya, Kamis (17/9/2026).

Pengawasan udara menggunakan drone turut dikerahkan oleh Pasukan III Pelopor Mabes Polri untuk memetakan titik-titik kumpul warga.

Penyisiran dilakukan dari rumah ke rumah hingga ke area pinggiran hutan. Di lokasi tersebut, petugas membongkar sedikitnya tiga tenda yang dijadikan pos taktis kumpul warga serta menyita puluhan senjata tajam dan peralatan perang.

Advertisement

Dari razia yang berlangsung hingga sore hari, polisi menyita sembilan busur panah, 44 anak panah, 67 mata anak panah, satu pucuk senapan angin, satu parang, satu linggis kecil, serta sejumlah senjata tajam lainnya seperti pisau, kapak, dan gergaji. 

Seluruh barang bukti langsung diamankan ke kendaraan operasional Sat Reskrim Polres Mimika.

Berdasarkan pantauan drone, petugas menemukan keberadaan pos persembunyian lain di dalam kawasan hutan. 

Tim gabungan bergerak masuk ke area hutan dan membakar tenda-tenda tersebut guna memastikan lokasi tidak lagi dimanfaatkan sebagai pos kumpul aksi saling serang.

Advertisement

Artikel Terkait

Korban Jiwa Konflik Kwamki Narama Bertambah, Kini Berjumlah 27

Korban Jiwa Konflik Kwamki Narama Bertambah, Kini Berjumlah 27

Konflik komunal berkepanjangan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali memakan korban jiwa. 

Dibuntuti dari Kwamki Narama, TN Tersangka Pemerkosaan Ditangkap di RSUD Mimika

Dibuntuti dari Kwamki Narama, TN Tersangka Pemerkosaan Ditangkap di RSUD Mimika

Tim URC Reserse Mobile Polres Mimika menangkap TN, tersangka kasus pemerkosaan bergilir terhadap tiga wanita di kawasan Kali Wania, SP 3, Ka

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Timika, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Timika, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Resor Mimika menyelidiki kasus kematian seorang pria tanpa identitas yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Cenderawasih,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer