Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terus Berinovasi, Pemkab Mimika Luncurkan Situs Mal Pelayanan Publik

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯
Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika di Timika, Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/WAHYU WELERUBUN)
Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika di Timika, Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/WAHYU WELERUBUN)

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kembali unjuk gigi dalam dunia digitalisasi dengan menghadirkan inovasi canggih dan paling modern di timur Indonesia dengan resmi meluncurkan situs Mal Pelayanan Publik (MPP) Virtual.


Advertisement

Peluncuran ini menandai kabupaten yang dinahkodai Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong kembali mencatat sejarah baru dalam dunia layanan publik Indonesia.
Virtualisasi MPP ini dapat diakses melalui website mppvirtual.mimikakab.go.id, yang telah terintegrasi dengan mimikakab.go.id.
Situs ini akan segera disambungkan dengan laman mimikacenter.go.id sebagai pusat informasi daerah di Kabupaten Mimika.
Langkah ini memungkinkan masyarakat maupun lembaga pemerintahan dari luar daerah untuk melihat, mempelajari, dan memahami model layanan MPP Mimika secara virtual kapanpun dan di manapun tanpa harus datang langsung ke Timika.
Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo, menyampaikan bahwa MPP Virtual hadir sejalan dengan kebijakan efisiensi APBN/APBD 2026, yang mendorong digitalisasi layanan sekaligus mengurangi pemborosan biaya perjalanan dinas.
Lanjut dikatakan, lebih dari sekedar inovasi, MPP Virtual adalah jawaban atas tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat di era modern.
Digitalisasi layanan kata Slamet Sutejo bukan lagi pilihan melainkan keharusan agar pelayanan publik dapat menyesuaikan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
“MPP Virtual ini menjadi sarana study banding digital yang jauh lebih efisien. Siapa pun dari luar daerah bisa melihat langsung model layanan kami secara lengkap tanpa harus datang ke Mimika. Namun kami tetap terbuka menerima kunjungan bagi yang ingin belajar secara langsung,” kata Slamet saat ditemui, Jumat 14 November 2025.
Kehadiran MPP Virtual dinilai memberikan efek positif bagi perkembangan layanan publik di berbagai daerah lain di Indonesia.
Slamet menyebutkan, MPP Virtual ini menjadi benchmark digitalisasi MPP yang hemat biaya dan mudah direplikasi, mengurangi kebutuhan perjalanan study banding antar daerah, mempercepat modernisasi layanan publik berbasis digital, mendorong kerja sama antar daerah dalam inovasi layanan, serta memberikan akses pembelajaran bagi daerah terpencil melalui platform virtual.
“Hal ini menjadikan Mimika bukan hanya berinovasi untuk dirinya sendiri tapi juga mengangkat standar layanan publik daerah lain di Indonesia,”
Lebih lanjut, Slamet mengungkapkan bahwa saat ini website Disdukcapil Mimika dan MPP Virtual bahkan tengah dikembangkan dengan teknologi AI Virtual. Teknologi ini akan menghadirkan asisten virtual cerdas yang mampu menjawab pertanyaan masyarakat secara otomatis, cepat, dan akurat.
AI Virtual tersebut akan berfungsi untuk memandu pengunjung menjelajahi seluruh layanan MPP, menjawab pertanyaan terkait alur pelayanan, memberikan informasi lengkap mengenai administrasi kependudukan Disdukcapil, dan membantu masyarakat 24 jam tanpa batasan jam kerja.
“AI ini akan menjadi pemandu masyarakat dalam mengakses informasi layanan kependudukan dan MPP secara cepat,” kata Slamet.
“Dengan teknologi ini, pelayanan kami akan lebih responsif, efisien, dan mudah dijangkau siapa saja,” sambungnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Panggilan kepemimpinan di era disrupsi

Panggilan kepemimpinan di era disrupsi

Di tengah ketidakpastian geopolitik, krisis ekologis, dan percepatan transformasi digital global, kepemimpinan tidak lagi cukup dijalankan

Komentar Medsos Dibanjiri Spam Judol, Komdigi Ungkap Modus Bot dan Akun Palsu

Komentar Medsos Dibanjiri Spam Judol, Komdigi Ungkap Modus Bot dan Akun Palsu

Kolom komentar media sosial kini tak hanya dipenuhi tanggapan pengguna. Akun-akun yang mempromosikan judi online (judol) ikut membanjiri

Warga Papua Wajib Waspada, 703 Aduan Penipuan Masuk OJK

Warga Papua Wajib Waspada, 703 Aduan Penipuan Masuk OJK

Kemudahan transaksi di era digital ternyata juga membuka celah bagi pelaku kejahatan finansial.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer