Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pj Bupati: Tapal Batas dan Tambang Ilegal di Kampung Wakia Mimika Segera Diselesaikan!

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯
Pj Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito saat ditemui wartawan, Senin (9/9/2024), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
Pj Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito saat ditemui wartawan, Senin (9/9/2024), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Penjabat (Pj) Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito mengatakan telah berkoordinasi dengan Provinsi Papua Tengah terkait penyelesaian persoalan tambang ilegal dan tapal batas di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah.


Advertisement

 “Saya sudah minta ke Provinsi tadi semoga bisa dalam waktu dekat karena jangan sampai masyarakat kita di sana terganggu, mau beraktivitas atau apapun itu kita berharap semuanya bisa berjalan dengan cepat dan lancar,” kata Valentinus saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (13/9/2024).

Terkait ini, Valentinus menyebutkan bahwa sebelumnya juga telah dilaksanakan rapat bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika.

 “Jadi dalam waktu dekat kita akan rapat dengan para kepala distrik untuk membahas hal tersebut terkait penyelesaiannya,” ungkap Valentinus.

Advertisement

 “Sekarang Provinsi sudah siapkan konsepnya karena harus mendapatkan keputusan dari (pemerintah) pusat terkait dengan batas wilayah,” tambahnya.

Kemudian, terkait batas wilayah Kampung Wakia yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Deiyai itu, kata Valentinus dalam administrasi jelas adanya bahwa Kampung Wakia masuk dalam wilayah Kabupaten Mimika di Distrik Mimika Barat Tengah.

 “Sekarang yang harus kita duduk sama-sama itu batas hak ulayat itu yang harus kita dudukkan bersama,” ungkapnya.

Advertisement

Sementara itu, meski sebelumnya aparat keamanan telah menyatakan bahwa kondisi dan situasi di Kampung Wakia kini telah kondusif dan mengimbau warga untuk kembali dari pengungsian, namun banyak dari warga yang memilih untuk menetap sembari menunggu kejelasan dari pemerintah.

Valentinus mengatakan, pemerintah akan tetap menyalurkan bantuan untuk keberlangsungan hidup para pengungsi sampai persoalan ini terselesaikan.

 “Kalau yang itu (masyarakat yang mengungsi) kita harus tetap memberikan bantuan karena kan mereka dalam posisi mengungsi kalau tidak diberi bantuan makanan untuk hidup sehari-hari itu kan sangat sulit,” tutupnya.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polsek Kuala Kencana bersama Tim Inafis Polres Mimika mengevakuasi seorang pria paruh baya berinisial H.S.P. (45) yang ditemukan meninggal.

Maut Nyaris Jemput Pengendara: Mobil Hancur Tertimpa Pohon di Kuala Kencana

Maut Nyaris Jemput Pengendara: Mobil Hancur Tertimpa Pohon di Kuala Kencana

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berujung pada insiden nyaris fatal di ruas jalan utama kawasan Kuala Kencana.

Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Mimika Sejumlah Distrik Dikepung Hujan Lebat dan Badai Guntur

Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Mimika Sejumlah Distrik Dikepung Hujan Lebat dan Badai Guntur

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Mozes Kilangin Mimika mengeluarkan peringatan dini cuaca

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer