Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendadak Dipanggil Presiden, KASAD Hanya Sekitar Dua Jam di Merauke

Y
Penulis: Yulius Sulo❯
KASAD Jenderal TNI Tandya Budi Revita, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BMKG Pusat Teuku Faisal Fathani saat meninjau sisa bahan yang telah digunakan modifikasi cuaca beberapa hari lalu di Base Ops Lanud JA Dimara, Sabtu (31/10/2026). (CEPOSONLINE.COM/SULO)
KASAD Jenderal TNI Tandya Budi Revita, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BMKG Pusat Teuku Faisal Fathani saat meninjau sisa bahan yang telah digunakan modifikasi cuaca beberapa hari lalu di Base Ops Lanud JA Dimara, Sabtu (31/10/2026).  (CEPOSONLINE.COM/SULO) 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Tandya Budi Revita hanya sekitar dua jam berada di Merauke dalam rangka kunjungan kerja memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Papua Selatan, Sabtu (31/10/2026).

KASAD tiba di Base Ops Lanud JA Dimara sekitar pukul 07.30 WIT menggunakan pesawat khusus TNI Angkatan Udara. Ia datang bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BMKG Pusat Teuku Faisal Fathani dan sejumlah rombongan.

Kedatangan rombongan disambut Komandan Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Pelamonia, Komandan Kodaral XI Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, Asisten I Setda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno mewakili gubernur Papua Selatan, Ketua MPR Papua Selatan Damianus Katayu, Danlanud Merauke Kolonel Pnb Beny Aprianto, Wakil Ketua I DPRP Papua Selatan Fadly Burhan serta sejumlah pejabat lainnya.

Advertisement

Setelah tiba, KASAD bersama rombongan menerima pemaparan terkait penanganan Karhutla di wilayah Papua Selatan secara tertutup. Selanjutnya, rombongan meninjau sisa garam yang digunakan dalam kegiatan modifikasi cuaca untuk mendukung penanganan Karhutla beberapa hari sebelumnya.

Namun, agenda kunjungan tersebut tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana. Sekitar pukul 09.30 WIT, KASAD bersama rombongan terbatas langsung bertolak kembali ke Jakarta menggunakan pesawat yang sama.

KASAD pun tidak ikut dalam agenda pemantauan Karhutla dari udara menggunakan helikopter yang sebelumnya telah disiapkan di Base Ops Lanud JA Dimara.

Advertisement

Salah satu sumber di lokasi menyebutkan, KASAD harus segera kembali ke Jakarta karena mendapat panggilan mendadak dari Presiden.
"Bapak KASAD tidak ikut memantau dan akan langsung balik karena mendadak dipanggil Bapak Presiden," kata sumber tersebut.

Sementara itu, pemantauan Karhutla dari udara tetap dilanjutkan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi dan Kepala BMKG Pusat Teuku Faisal Fathani bersama Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze serta sejumlah pejabat lainnya.

Kunjungan KASAD, Kepala BNPB dan Kepala BMKG ke Merauke tersebut merupakan bagian dari agenda pemantauan penanganan Karhutla di Papua Selatan.

 Rombongan juga dijadwalkan mengikuti rapat koordinasi penanganan Karhutla di Kantor Bupati Merauke. (*)

Advertisement
Editor : Agung Trihandono

Artikel Terkait

IDAPS Ditantang Cetak Kader Dosen dan Pemimpin 

IDAPS Ditantang Cetak Kader Dosen dan Pemimpin 

Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Otsus, Soleman Jambormias, menantang pengurus Ikatan Dosen Asli Papua Selatan (IDAPS) periode 2026–2

Dicuri dan Dipotong, Sapi Warga Mimi Baru Merauke Rugikan Korban Rp9 Juta

Dicuri dan Dipotong, Sapi Warga Mimi Baru Merauke Rugikan Korban Rp9 Juta

Kasus dugaan pencurian ternak sapi terjadi di Kampung Mimi Baru, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (29/10). 

Dana Otsus Papua Selatan dan 4 kabupaten Cakupan 2027 Diproyeksi Rp1,8 Triliun

Dana Otsus Papua Selatan dan 4 kabupaten Cakupan 2027 Diproyeksi Rp1,8 Triliun

Alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan empat pemerintah kabupaten cakupan Papua Selatan pada tahun

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer