Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia–Jepang kolaborasi pengelolaan mangrove dan ketahanan iklim

L
Penulis: Lucky Ireeuw❯

Foto udara hutan mangrove Teluk Balikpapan, Kariangau, Kalimantan Timur, Senin (3/10/2022). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.
Foto udara hutan mangrove Teluk Balikpapan, Kariangau, Kalimantan Timur, Senin (3/10/2022). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.


Advertisement

Jakarta, 12/11 (ANTARA) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan memperkuat kolaborasi bersama dengan Jepang dalam pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan dan peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Hal tersebut terjalin setelah Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki melaksanakan pertemuan bilateral mewakili Pemerintah RI dengan pihak Japan International Cooperation Agency (JICA) di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi Hutan Tropis di Belem, Brasil, Selasa (11/11) waktu setempat.

“Kami sangat menghargai dukungan dan fleksibilitas JICA dalam memastikan proses transisi berjalan lancar dan tujuan proyek tetap sejalan dengan visi bersama kami untuk pengelolaan mangrove yang berkelanjutan dan ketahanan terhadap perubahan iklim,” kata Rohmat sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Advertisement

Rohmat menjelaskan bahwa seiring restrukturisasi kelembagaan pemerintah Indonesia, Kementerian Kehutanan kini menjadi lembaga pelaksana utama proyek kerja sama tersebut.

Kedua pihak telah menyesuaikan Record of Discussion (RoD) yang ditandatangani pada 2024 dengan struktur kelembagaan baru serta desain proyek yang disederhanakan.

Pembahasan juga menyoroti pengelolaan Mangrove Information Center (MIC) sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam jaringan World Mangrove Center (WMC).

Advertisement

Kementerian Kehutanan berkomitmen memperkuat fungsi MIC sebagai pusat pembelajaran, riset, dan berbagi pengetahuan regional maupun internasional.

“Kami berupaya menjadikan MIC sebagai pusat pengetahuan global yang menampilkan praktik terbaik, data ilmiah, dan inovasi kebijakan dari berbagai negara,” ujar Rohmat.

Ia menambahkan Kementerian Kehutanan menyiapkan langkah teknis untuk memastikan kesiapan operasional MIC, termasuk penyediaan fasilitas, tenaga ahli, serta koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Kami menantikan dukungan berkelanjutan JICA dalam peningkatan fasilitas MIC dan pengembangan kapasitas teknis agar dapat berfungsi sepenuhnya dalam kerangka kerja global WMC,” kata dia.


(Oleh M. Riezko Bima Elko Prasetyo)

Advertisement

Artikel Terkait

Setelah Inggris, Jepang Minta Warga Siapkan Stok Kebutuhan Darurat hingga 7 Hari. Ada Apa?

Setelah Inggris, Jepang Minta Warga Siapkan Stok Kebutuhan Darurat hingga 7 Hari. Ada Apa?

Jika Inggris memperingatkan warganya menyiapkan diri terkait ancaman militer dari negara-negara yang dianggap bermusuhan. Jepang juga

Atasi Krisis Donor Organ, Jepang Siapkan Uji Coba Ginjal Babi untuk Manusia

Atasi Krisis Donor Organ, Jepang Siapkan Uji Coba Ginjal Babi untuk Manusia

Jepang bersiap memulai uji klinis transplantasi ginjal babi ke manusia pada 2028. Jika berhasil, prosedur tersebut akan menjadi yang pertama dilakukan di negara itu dan diharapkan menjadi solusi atas minimnya ketersediaa

Dramatis di Injury Time! Brasil Pulangkan Jepang, Martinelli Jadi Pahlawan

Dramatis di Injury Time! Brasil Pulangkan Jepang, Martinelli Jadi Pahlawan

Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Jepang dengan skor dramatis 2-1 pada laga babak 32 besar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer