Tergerak Duka Bencana Flores, Mahasiswa Papua Bersatu Galang Dana Kemanusiaan

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Bencana alam gempa bumi yang menerpa wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tak hanya menyisakan duka mendalam bagi para korban di lokasi kejadian, tetapi juga memantik gelombang empati dari kawasan timur Indonesia. Berada jauh secara geografis tidak menyurutkan langkah para mahasiswa di Tanah Papua untuk mengambil peran nyata dalam meringankan beban sesama.
Melalui wadah Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP), puluhan elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jayapura menginisiasi gerakan sosial berskala luas. Aksi penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan ini menjadi bukti konkret ikatan persaudaraan serta solidaritas lintas daerah yang kokoh antara masyarakat Papua dan Nusa Tenggara Timur.
Koordinator Posko Bantuan, Yan Suhuniap, mengungkapkan bahwa gerakan ini murni didasari oleh rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal hingga anggota keluarga akibat musibah tersebut.
"Kami berdiri di sini bersolidaritas untuk kawan-kawan dan keluarga besar kami dari NTT. Kita semua turut merasakan kepedulian dan rasa kemanusiaan yang sama. Terlebih lagi, kami tergerak untuk mengulurkan tangan membantu masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana gempa bumi di Flores," ungkap Yan Suhuniap di Abepura, Kamis (28/8/2026).
Gerakan kemanusiaan ini terorganisasi secara terstruktur. Yan menjelaskan bahwa konsolidasi awal telah dimulai sejak awal pekan. SOMAP sepakat mendirikan Posko Utama yang berlokasi di Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (BEM USTJ) pada, 25 Agustus lalu.



