Yang Mau Nyumbang Untuk Gempa NTT Bisa Janjian di Lampu Merah Kota Jayapura

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Duka mendalam akibat gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini, memicu gelombang solidaritas dari berbagai penjuru tanah air, tak terkecuali dari Papua.
Masyarakat dan Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) di Papua bersatu padu menggelar aksi penggalangan dana di sejumlah titik strategis di Kota Jayapura.
Aksi kemanusiaan bertajuk "Pray for Flores" ini merupakan bentuk kepedulian nyata warga perantauan asal NTT di Bumi Cenderawasih untuk meringankan beban saudara-saudara mereka yang terdampak bencana.
Semangat kebersamaan yang kuat ini menjadi pendorong utama bagi mereka untuk turun ke jalan dan mengajak warga Jayapura berdonasi.
Berdasarkan pemantauan langsung Cenderawasih Pos di lapangan, aksi kemanusiaan ini berjalan tertib dan terorganisir.
IKF Papua telah memastikan aspek legalitas kegiatan ini dengan mengantongi izin resmi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jayapura. Hal ini dilakukan demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap donasi yang dikumpulkan.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, penggalangan dana di lapangan dilaksanakan serentak selama dua hari, yaitu pada Rabu (19/8/2026) dan Jumat (21/8/2026).
Panitia memfokuskan aksi di tiga titik perempatan lampu merah tersibuk di Kota Jayapura, untuk memaksimalkan donasi dari para pengguna jalan.
Adapun sejumlah titik yang menjadi pusat penggalangan dana dari masyarakat Flobamora tersebut antaralain di Lampu Merah Waena, Lampu Merah Lingkaran Abepura dan Lampu Merah Dok 2 Jayapura. Setiap titik masing-masing memiliki korlapnya.
Kepada wartawan Cenderawasih Pos, Koordinator Aksi di Lampu Merah Lingkaran Abepura, Lasio Langoday, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan panggilan hati.



