
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen membantah informasi yang beredar terkait Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) Jayapura, Frengky Kabak, yang disebut terkena tembakan aparat saat aksi demonstrasi di kawasan Perumnas III Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Sabtu (15/8/2026).
Ia menegaskan, dalam pengamanan aksi demonstrasi tersebut, personel Polresta Jayapura Kota tidak menggunakan senjata api. Aparat hanya dibekali senjata dengan laras licin atau pelontar gas air mata untuk mengendalikan situasi di lapangan.
"Kemarin tidak menggunakan senjata api. Semua menggunakan laras licin atau pelontar gas air mata saja. Jadi kalau memang dianggap itu ada, ya bisa dibuktikan," tegasnya, Senin (17/8/2026)
Terkait kondisi Frengky Kabak yang dikabarkan mengalami luka, Fredrickus mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab luka tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian juga akan melihat keterangan medis dari dokter sebagai bagian dari proses klarifikasi terhadap informasi yang beredar.



