Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran di Dok 8 Pantai Jayapura, Dua Rumah Hangus: Diduga karena Korsleting di Dapur

K
Penulis: Karolus Daot❯
Kondisi pascakebakaran di Dok 8 Pantai, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu 15 November 2025. (CEPOSONLINE.COM/KAROLUS DAOT)
Kondisi pascakebakaran di Dok 8 Pantai, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu 15 November 2025. (CEPOSONLINE.COM/KAROLUS DAOT)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Dua unit rumah milik Aser Wayoi dan Andi Petrus Sembiri yang berada di kawasan Dok 8 Pantai, Kelurahan Imbi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, ludes dilalap api pada Sabtu (15/11/2025) pagi.


Advertisement

Menurut keterangan Themi Wayoi, anak dari Aser Wayoi, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.40 WIT. 

Ia menjelaskan bahwa api pertama kali diduga muncul dari jaringan listrik (korsleting) yang ada bagian dapur rumahnya.  

Saat kejadian, rumah hanya dihuni oleh ponakan mereka bernama Alfaro. 

Advertisement

Karena ia panik melihat percikan api tersebut sehingga ia langsung berlari keluar untuk memanggil pamannya yang bekerja di pangkalan minyak Pertamina Dok 8.

"Sementara saya waktu itu sedang berada di Gereja Sion Dok 8.”

“Ponakan saya yang melihat percikan api di dapur langsung lari dan memanggil omnya yang bekerja di pangkalan Pertamina," jelas Themi kepada Ceposonline.com.

Advertisement

Karena tiupan angin dari laut cukup kencang sehingga sebelum upaya pemadaman dapat dilakukan, kobaran api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan rumah. 

Api juga merambat ke rumah milik Andi Petrus Sembiri, yang letaknya berdekatan.

"Kami hanya tersisa pakaian di badan. Berkas-berkas penting dan semua isi rumah habis terbakar," tambah Themi.

Hal senada disampaikan Darius Theofilus Hambiri, anak dari pemilik rumah kedua. 

Ia mengatakan bahwa orang tuanya sempat berada di rumah, namun karena tiupan angin cukup kencang, api cepat menjalar sehingga tidak dapat dicegah.

"Sebagian dokumen penting kami ikut terbakar.”

“Pakaian masih ada sedikit yang bisa diselamatkan," ujar Darius.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama. 

Hal ini karena warga harus melakukan pemadaman secara manual sebelum mendapat bantuan semprotan air dari pangkalan minyak Pertamina.

"Sebagian besar air untuk memadamkan api dibantu warga, dan terakhir dibantu semprotan air dari Pertamina," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kebakaran telah kondusif. Keluarga para korban terlihat berdatangan memberikan dukungan dan penguatan. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Tiga Hari Mengungsi, Warga Kanami Hanya Berharap Pemerintah Datang

Tiga Hari Mengungsi, Warga Kanami Hanya Berharap Pemerintah Datang

Warga Kampung Kanami, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, berharap pemerintah daerah segera turun tangan membantu korban kebakara

Pemkab Siapkan Bantuan Kayu dan Seng untuk Korban Kebakaran Wanam 

Pemkab Siapkan Bantuan Kayu dan Seng untuk Korban Kebakaran Wanam 

Pemerintah daerah menyiapkan bantuan material bangunan untuk meringankan beban warga yang rumahnya terbakar di Wanam, Kampung Wogikel, Distr

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Seorang Guru SMP Negeri 1 Kimaam Ludes

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Seorang Guru SMP Negeri 1 Kimaam Ludes

Satu unit rumah milik seorang guru SMP Negeri 1 Kimaam di Kampung Kiworo, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, ludes terbakar pada Senin (19/1

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer