Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Piter Gusbager Bangun Sekolah di Keerom: Orang Tua Jangan Ajak Anak ke Kebun saat Jam Sekolah!

A
Penulis: Administrator❯
Bupati Piter Gusbager didampingi Ketua PKK Keerom, Angela TH Gusbager saat menyapa anak-anak di Kampung Yambrab II Distrik Web, Sabtu (7/10/2023). (MUSTAKIM ALI/Ceposonline.com)
Bupati Piter Gusbager didampingi Ketua PKK Keerom, Angela TH Gusbager saat menyapa anak-anak di Kampung Yambrab II Distrik Web, Sabtu (7/10/2023). (MUSTAKIM ALI/Ceposonline.com)
CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Kabupaten, Piter Gusbager memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak muda di Distrik Towe.

Hal ini disampaikan Bupati saat peletakan batu pertama sekaligus pencanangan Karya Bakti yang berlangsung di Kampung Towe Atas, Jumat (6/10/2023).

"Orang tua harus kasi dorong kepada anak-anak, jangan bawa mereka ke kebun saat jam Sekolah," ujar Piter Gusbager dalam arahannya.

[irp posts="105766" ]

Dalam Karya Bakti kerja sama Pemda Keerom dengan Kodim 1701/Jayapura yang dipusatkan di Distrik Towe ini akan dibangun SD di Kampung Towe Atas.

"Di Towe Atas ini akan dibangun Sekolah,untuk itu orang tua harus mendukung agar anak-anak ini bisa sekolah," terangnya.

Bupati mengakui telah mendapatkan informasi dari para guru-guru yang tugas Di Distrik Towe bahwa anak-anak sering tidak ke sekolah karena diajak orang tuanya ikut ke kebun.

"Saya tidak mau anak-anak kita di sini tidak sekolah, untuk itu orang tua jangan lagi bawa anak-anak ikut berkebun, karena saya dapat informasi dari para guru,"paparnya.

[irp posts="105873" ]

Pentingnya pendidikan dalam melahirkan generasi emas dan meningkatkan kualitas SDM menjadi harapan besar dari orang nomor satu di negeri tapal batas ini.

"Sekarang saatnya anak-anak muda di Towe ini harus bangun Kampungnya sendiri, jangan lagi ikut miras dan ganja karena akan merusak masa depan kalian. Maka dari itu pentingnya sekolah dan pendidikan dalam mencerdaskan anak-anak kita ini," paparnya.

Bupati juga mengingatkan sejumlah guru khususnya wilayah pedalaman seperti daerah Distrik Towe untuk melayani dengan tulus dan ikhlas.

"Untuk guru-guru juga harus betah ditempat tugas, didik anak-anak kita ini sebagai calon pemimpin masa depan Keerom. Jika guru-guru sering meninggalkan tempat tugas maka tindakan tegas seperti menahan gaji akan kita lakukan," tutupnya.(*)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Jam 9 Belum Belajar, Orang Tua Protes

Jam 9 Belum Belajar, Orang Tua Protes

Keluhan terhadap proses belajar mengajar di SD YPK Imanuel Keder, Kampung Keder, Kabupaten Sarmi, disampaikan sejumlah orang tua murid. 

Bukan Lagi Kemenkumham? Ini Panduan Baru Cek Sekolah Kedinasan Hukum 2026

Bukan Lagi Kemenkumham? Ini Panduan Baru Cek Sekolah Kedinasan Hukum 2026

Bagi masyarakat yang selama ini mengenal sekolah kedinasan bidang hukum melalui lingkungan Kemenkumham, perubahan struktur kementerian membu

Sekolah Rakyat di Papua untuk 3.780 siswa

Sekolah Rakyat di Papua untuk 3.780 siswa

Tiga Sekolah Rakyat permanen dibangun di Papua pada 2026 untuk menampung ribuan siswa. Hadirnya fasilitas pendidikan ini untuk memperluas ak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer