Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RAPBD Keerom 2024 Diperkirakan Naik Rp 14 Miliar

A
Penulis: Administrator❯
Sekda Keerom,  Trisiswanda Indra saat pimpin apel pagi di lingkungan Pemkab Keerom, Senin (02/10/2023). (TAKIM/Ceposonline.com)
Sekda Keerom, Trisiswanda Indra saat pimpin apel pagi di lingkungan Pemkab Keerom, Senin (02/10/2023). (TAKIM/Ceposonline.com)
CEPOSONLINE.COM, KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom saat ini sedang menyiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2024.

Direncanakan, anggaran yang dikelola Pemkab Keerom tahun depan mengalami kenaikan dibanding APBD Kabupaten Keerom TA 2023.

"Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran tahun 2024 kurang lebih Rp 961 miliar, naik sekira Rp 14 miliar dari APBD tahun sebelumnya senilai Rp 947 miliar lebih," ungkap Sekda Keerom, Trisiswanda Indra saat pimpin apel pagi di lingkungan Pemkab Keerom,  Senin (2/10/2023).

"Kenaikan anggaran ini dari bidang food estate atau pengembang budidaya jagung yang sedang kita garap saat ini seperti jalan, irigasi, pertanian dan yang lainnya," lanjutnya.

[irp posts="105220" ]

Meski pun secara keseluruhan APBD Kabupaten Keerom direncanakan mengalami kenaikan tahun 2024, namun kucuran dana otonomi khusus (Otsus) untuk Kabupaten Keerom mengalami penurunan.

"Penurunan ini karena kita memiliki Silpa anggaran Otsus tahun lalu hampir Rp 8 miliar lebih. Dalam apel pagi saya tegaskan kepada semua OPD agar tahun ini harus bekerja ekstra supaya daya serap anggaran bisa mencapai target," tuturnya.

[irp posts="105154" ]

Dalam kesempatan itu, Trisiswanda Indra selalu mengingatkan soal disiplin ASN Keerom.

"Sesuai arahan bapak bupati, kita harus memperhatikan soal kedisiplinan ini agar kita bisa kerja dengan maksimal dan juga sesuai target," pintanya.

Kepada semua pimpinan OPD, juga  diminta untuk menjadi lebih aktif dalam mengontrol para pegawai di masing-masing instansi. (*)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

IDAPS Ditantang Cetak Kader Dosen dan Pemimpin 

IDAPS Ditantang Cetak Kader Dosen dan Pemimpin 

Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Otsus, Soleman Jambormias, menantang pengurus Ikatan Dosen Asli Papua Selatan (IDAPS) periode 2026–2

Bupati Keerom Minta Tata Kelola Dana Otsus Diperketat dan Bebas dari Risiko Hukum

Bupati Keerom Minta Tata Kelola Dana Otsus Diperketat dan Bebas dari Risiko Hukum

Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk memperketat tata kelola penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua agar tepat sasaran dan te

KEPP: Pembangunan infrastruktur di Papua perkuat pelayanan Masyarakat

KEPP: Pembangunan infrastruktur di Papua perkuat pelayanan Masyarakat

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KPEP Otsus) Papua Velix Wanggai menilai pembangunan infrastruktur di Papua tid

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer