Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wabup Wahfir Kosasih Ajak Pelajar Hindari Pernikahan Dini dan Ganja

A
Penulis: Administrator❯
Photo
Photo
Foto bersama Wabup Wahfir Kosasih didampingi Ketua GOW Keerom, Siti Munawaroh Kosasih dan Ketua Pengadilan Agama Keerom beserta pihak terkait lainnya usai sosialisasi di SMKN 1 Arso, Kabupaten Keerom, Jumat (22/9/2023)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih membuka sosialisasi cegah pernikahan anak usia dini dan bahaya narkoba yang digelar GOW Kabupaten di SMKN 1 Arso, Jumat (22/9/2023).

"Kita sangat apresiasi kepada GOW yang sudah melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya pernikahan dini dan Narkoba. Dimana ini merupakan salah satu persoalan yang ada di masyarakat kita saat ini," ujar Wahfir Kosasih usai membuka kegiatan.

Menurutnya, pernikahan dini banyak dampaknya, bukan saja sebagai kehidupan berkeluarga akan tetapi masih banyak persoalan yang ikut timbul di falamnya.

"Pernikahan dini ini banyak efeknya, salah satunya adalah masalah stanting. Hal ini tentu harus menjadi perhatian semua pihak," pintanya.

Menurut Wahfir Kosasih untuk mengatasi masalah pernikahan dini ini tentu perlu kesadaran bersama. Hal yang sama juga dengan masalah narkotika, salah satu persoalan yang menjadi PR berat bagi semua elemen di masyarakat.

"Saya berharap GOW terus melakukan kegiatan ini, khususnya di sekolah-sekolah sebagai salah satu upaya pencegahan," tutupnya.

Sementara itu, Ketua GOW Keerom, Siti Munawaroh Kosasih menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan dinamika persoalan sosial yang terjadi di masyarakat saat ini.

"Kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda tentang bahaya Narkoba dan pernikahan dini. Karena di Keerom masih banyak yang terjadi persoalan seperti ini," tuturnya.

"Saya mengangkat tema pernikahan dini untuk menunjang kesehatan ibu dan anak. Karena ini sangat rentan sekali terjadi," lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga merupakan program rutinitas GOW dalam bidang Pendidikan dan sosial budaya.

"Untuk tahun ini, selain SMKN 1 Arso, rencananya kita juga akan melaksanakan di beberapa sekolah," terangnya.

Dalam kegiatan tersebut dua pemateri yang memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah, diantaranya Granat Keerom dan Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Keerom.(*)

Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Artikel Terkait

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Mimika membongkar empat kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja dalam kurun waktu

Polda Papua dan BNN Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, 10 Orang Diamankan

Polda Papua dan BNN Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, 10 Orang Diamankan

Polda Papua bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Wilayah Papua menggelar operasi penggerebekan sarang narkoba di Kampung Vietnam, Distrik

Polres Mimika Tangkap Dua Pengedar Sabu Bermodus Sistem Tempel

Polres Mimika Tangkap Dua Pengedar Sabu Bermodus Sistem Tempel

Tim Operasional Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika menangkap dua pemuda pengedar sabu berinisial MA (26) dan RSS (26) di Timika, Papua Ten

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer