Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keerom Integrasikan RKPD dan Musrenbang Otsus 2027

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Wakil Bupati Keerom, Daud saat membuka Musrenbang tingkat kabupaten di Gedung Pramuka, Selasa (28/4/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Wakil Bupati Keerom, Daud saat membuka Musrenbang tingkat kabupaten di Gedung Pramuka, Selasa (28/4/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom menyiapkan perencanaan pembangunan daerah melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.

Agenda tahun ini memiliki format berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena dilakukan penggabungan antara Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Musrenbang Otonomi Khusus (Otsus) untuk tahun anggaran 2027.

Wakil Bupati Keerom, Daud, dalam sambutannya menekankan bahwa penggabungan ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi antara program pembangunan umum dan program spesifik yang didanai melalui dana Otsus.

Advertisement

Langkah ini diambil agar seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi atas usulan kegiatan secara lebih efektif.

Pemkab Keerom memberikan catatan terhadap kondisi riil di lapangan. Wakil Bupati Daud menyatakan bahwa tantangan pembangunan di wilayah perbatasan ini masih signifikan, terutama menyangkut kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).

Berdasarkan data evaluasi pemerintah daerah, terdapat empat poin utama yang menjadi kendala saat ini, yakni kesenjangan akses pendidikan, kualitas layanan kesehatan, keterbatasan ekonomi produktif dan ketimpangan wilayah.

Advertisement

“Arah kebijakan Otsus tahun 2027 harus lebih fokus, tepat sasaran, dan berdampak langsung. Tidak boleh lagi ada program yang tidak jelas siapa penerima manfaatnya,” tegas Daud dalam sambutannya ketika membuka m Musrenbang Kabupaten Keerom di Gedung Pramuka, Selasa (28/4/2026).

Pemkab Keerom juga menetapkan investasi pada Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pilar utama. Di bidang pendidikan, prioritas diarahkan pada pemberian beasiswa yang tepat sasaran dan akses sekolah yang layak.

Sementara di sektor kesehatan, fokus utama meliputi penguatan layanan dasar hingga tingkat kampung, penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak dan perbaikan gizi masyarakat secara menyeluruh.

Wabup Daud juga memberikan instruksi terkait penggunaan anggaran. Ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi program yang hanya bersifat menghabiskan sisa anggaran tanpa memberikan dampak terukur bagi masyarakat OAP.

Advertisement

Artikel Terkait

471 CPNS Ikuti Latsar, Bupati Gusbager Ingatkan Soal Indisipliner 

471 CPNS Ikuti Latsar, Bupati Gusbager Ingatkan Soal Indisipliner 

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., berkomitmen untuk mencetak aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas tinggi.

Bupati Gusbager Optimis Kontingen Pesparani Keerom Raih Prestasi

Bupati Gusbager Optimis Kontingen Pesparani Keerom Raih Prestasi

Bupati Keerom, Piter Gusbager, resmi mengukuhkan pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembanganm Pesparani Katolik (LP3K) dan melepas kontingen

Bupati Keerom Turun Lapangan Untuk Pastikan Senggi dan Sekitarnya Aman

Bupati Keerom Turun Lapangan Untuk Pastikan Senggi dan Sekitarnya Aman

Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Senggi, Distrik Yaffi, dan wilayah sekitarnya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer