Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lepas 15 Mahasiswa OAP Port Numbay, Abisai Rollo: Tuntaskan Kuliah, Jangan Sia-siakan Dukungan Pemer

M
Penulis: Mustakim Ali❯
Sejumlah mahasiswa saat mengikuti pertemuan dengan Wali Kota Jayapura Abisai Rollo yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Rocky Bebena di ruang rapat Wali Kota Jayapura, Kamis (20/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/MUSTAKIM ALI)
Sejumlah mahasiswa saat mengikuti pertemuan dengan Wali Kota Jayapura Abisai Rollo yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Rocky Bebena di ruang rapat Wali Kota Jayapura, Kamis (20/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/MUSTAKIM ALI)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mendorong 15 mahasiswa asal Kota Jayapura yang mendapat dukungan pendidikan untuk kuliah di luar Papua agar serius menjalani pendidikan dan menuntaskan studi tepat waktu.

Pesan tersebut disampaikan Abisai saat melepas 15 mahasiswa dalam kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota Jayapura, Kamis (20/8/2026).

Abisai menegaskan, pendidikan merupakan salah satu kunci penting bagi generasi muda untuk meraih masa depan sekaligus menjadi bekal dalam memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan Kota Jayapura.

Advertisement

Menurutnya, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk mendukung pendidikan para mahasiswa tersebut. Karena itu, kesempatan yang diberikan pemerintah tidak boleh disia-siakan.

“Pendidikan itu penting. Pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan sudah menyiapkan biaya yang cukup besar untuk kamu kuliah. Karena itu, kuliah dengan baik dan rajin jadilah harapan rmas untuk calon pemimpin di Kota ini,” ujar Abisai.

Ia berharap para mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan sesuai target. Abisai bahkan mendorong agar mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi lebih cepat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Advertisement

Ia juga membagikan pengalaman seorang anak penerima program pendidikan yang berhasil menjadi pilot. Anak tersebut, kata Abisai, sempat hendak menunda wisuda karena persoalan biaya.

“Saya pernah mendapat laporan ada anak sekolah yang sudah menjadi pilot dan mau terbang. Dia mau menunda satu tahun untuk wisuda. Saya tanya, kenapa ditunda? Katanya karena biaya. Saya bilang, kalau biayanya ada, kenapa harus ditunda? Lanjutkan dan selesaikan,” ungkapnya.

Bagi Abisai, keberhasilan anak tersebut menjadi contoh bahwa pendidikan dapat membuka peluang besar bagi masa depan generasi muda.

Ia berharap 15 mahasiswa yang mendapat dukungan pendidikan tersebut kelak dapat kembali dan menjadi bagian dari pembangunan Kota Jayapura.

Advertisement

Artikel Terkait

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Genap dua tahun menjalankan tugas sejak dilantik pada 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah terus memperkuat komitmennya

HUT ke-4 Papua Selatan, Pemprov Berikan Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Selama November

HUT ke-4 Papua Selatan, Pemprov Berikan Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Selama November

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan relaksasi Pajak

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer