Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Abisai Rollo: Penanganan Kemiskinan Harus Dimulai dari Distrik hingga Kampung

M
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat membuka Rakor data kemiskinan yang digelar Bapperida Kota Jayapura di Hotel Suni Abepura, Kamis (20/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/TAKIM).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat membuka Rakor data kemiskinan yang digelar Bapperida Kota Jayapura di Hotel Suni Abepura, Kamis (20/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/TAKIM).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan bahwa penanganan kemiskinan di Kota Jayapura membutuhkan kerja bersama dan harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari pemerintah kota hingga tingkat distrik, kelurahan dan kampung.

Hal tersebut disampaikan Abisai saat membuka Rapat Koordinasi Data Kemiskinan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Jayapura di Hotel Suni Abepura, Kamis (20/8/2026).

Abisai mengatakan, berdasarkan data yang dipaparkan dalam rakor, angka kemiskinan Kota Jayapura pada 2023 berada di kisaran 10 persen, kemudian menjadi 10,47 persen pada 2024, dan meningkat menjadi 12,03 persen pada 2025.

Advertisement

“Ini berarti angka kemiskinan kita meningkat. Karena itu, saya berharap kita semua berkolaborasi dan bekerja sama untuk menekan angka kemiskinan di Kota Jayapura serendah-rendahnya,” kata Abisai.

Menurut Abisai, data kemiskinan harus menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan wilayah yang membutuhkan intervensi secara lebih terarah.

Karena itu, pemetaan hingga tingkat distrik, kelurahan dan kampung dinilai penting agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Advertisement

“Kalau nanti datanya menunjukkan di distrik mana, kelurahan mana, bahkan kampung mana yang angka kemiskinannya masih tinggi, maka kita harus kolaborasi untuk menekannya,” kata Abisai.

Ia menilai, pemerintah distrik, kelurahan dan kampung memiliki peran penting karena berada paling dekat dengan masyarakat. Kepala kampung, khususnya, diharapkan aktif memberikan informasi mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah masing-masing.

Abisai menegaskan, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan dari tingkat pemerintah kota. Dibutuhkan keterlibatan seluruh jajaran pemerintahan agar setiap wilayah dapat menyusun langkah penanganan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Abisai juga mendorong keterlibatan sektor swasta, perbankan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam upaya menekan angka kemiskinan di Kota Jayapura.

Advertisement

Artikel Terkait

Betulkah Rencana Demo Dilakukan Selama 12 Hari, Polisi Dalami Isunya 

Betulkah Rencana Demo Dilakukan Selama 12 Hari, Polisi Dalami Isunya 

Publik hingga kini masih betanya-tanya apakah betul rencana aksi demo yang dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ini akan dilakukan mulai 3 hingga 15 Juli mendatang sesuai dengan selebaran yang dibagikan. 

Memperhatinkan, JPO Abepura Segera Diperbaiki Pemerintah Provinsi Papua

Memperhatinkan, JPO Abepura Segera Diperbaiki Pemerintah Provinsi Papua

Kabar mengenai rencana perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Abepura oleh Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat disambut lega, mengingat kondisi nyata fasilitas tersebut saat ini sudah sangat tidak layak dan

BREAKING NEWS: Ribuan Batu Asing Serang Pantai Hamadi, Dikaitkan dengan Gunung Berapi 

BREAKING NEWS: Ribuan Batu Asing Serang Pantai Hamadi, Dikaitkan dengan Gunung Berapi 

Warga dan pengelola Pantai Hamadi beberapa hari terakhir dikejutkan dengan munculnya batu-batu asing. Kawasan pesisir ini dipenuhi tumpukan batu. Hanya saja jika selama ini batu selalu tenggelam jika di berada di air nam

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer