Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sanksi Tegas Menanti ASN Pemkot Jayapura, Evert Merauje: Enam Bulan Tak Masuk Kantor Akan Dipecat

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Plt. Sekda Kota Jayapura, Evert Merauje saat berdiskusi dengan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)
Plt. Sekda Kota Jayapura, Evert Merauje saat berdiskusi dengan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Disiplin ASN di Pemkot Jayapura belakangan ini tengah menjadi sorotan.


Advertisement

Kehadiran mereka untuk rajin masuk kantor setiap harinya tengah diawasi ketat. Bahkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota telah menegaskan komitmenya untuk memberikan sanksi tegas kepada ASN yang masih malas berkerja.

Adapun sanksi yang diberikan tidak main-main, mulai dari pemotongan TPP hingga pada pemecatan kepada ASN yang sudah tidak aktif berkantor lagi.

Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Evert Merauje mengatakan, disiplin dan pelayanan ASN sebagai prioritas.

Advertisement

"Ya, pentingnya kedisiplinan, etika, dan semangat pelayanan dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan,"ucap Evert Merauje.

Kata Evert Merauje bahwa, dengan mengusung tema “Birokrasi yang Melayani” yang dicanangkan oleh Pemkot Jayapura saat ini maka seluruh ASN kini dituntut untuk rajin berkerja dan masuk kantor.

Iapun mengajak seluruh ASN untuk benar-benar hadir secara fisik dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan pemerintahan, termasuk apel pagi. 

Advertisement

Ia mengingatkan bahwa kehadiran merupakan bentuk komitmen awal dalam pelayanan publik.

“Tanpa kehadiran, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, jika ada pegawai yang enam bulan berturut-turut tidak hadir, maka akan diberhentikan. Ini bukan ancaman, tapi bentuk penegakan disiplin,”tegasnya.

Evert Merauje juga meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk aktif memantau dan melaporkan data kehadiran pegawai, serta menegakkan aturan secara konsisten.

Selain disiplin kehadiran, ia juga menyoroti pentingnya penggunaan pakaian dinas sesuai ketentuan, menjaga etika, dan menghormati struktur organisasi. 

Ia menegaskan bahwa hubungan kerja yang sehat, saling menghargai, dan kekompakan antar pegawai harus menjadi budaya di lingkungan Pemkot Jayapura.

“Relasi kerja harus dibangun seperti keluarga. Tidak boleh ada jarak antara pimpinan dan staf. Semua harus saling menghormati,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Sekda juga mendorong percepatan realisasi program kerja dan anggaran, mengingat tahun anggaran sudah mendekati akhir.

 “Saya minta OPD yang belum mencapai target fisik dan keuangan segera mengevaluasi dan mempercepat kinerja. Jangan menunggu waktu habis,”pungkas Evert Merauje. (*).

Advertisement

Artikel Terkait

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Langkah pelarian SJ (26) akhirnya terhenti di tangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Jayapura Selatan.

Data Desil di Jayapura Disorot, Dianggap Kaya oleh Sistem Padahal Hidup Masih Susah

Data Desil di Jayapura Disorot, Dianggap Kaya oleh Sistem Padahal Hidup Masih Susah

Persoalan karut-marut data kependudukan dan sistem pemeringkatan kesejahteraan atau desil dalam penyaluran bantuan sosial serta layanan

Urus KTP Tak Perlu Jauh-Jauh, Abisai Rollo Minta Kelurahan Lebih Proaktif

Urus KTP Tak Perlu Jauh-Jauh, Abisai Rollo Minta Kelurahan Lebih Proaktif

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo meminta seluruh pemerintah kelurahan di Kota Jayapura agar proaktif mendukung program pelayanan administras

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer