Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Negara ini Dilanda Kekeringan Parah, Danau dan Sungai Mulai Mengering

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Ancaman kekeringan ekstrem dan gelombang panas akibat perubahan iklim saat ini sedang menghantam Hungaria secara serius.


Permukaan air di berbagai danau dan sungai di Hungaria menyusut hingga menyentuh level terendah dalam sejarah. 


Kondisi ini kian memburuk akibat sistem pengelolaan air masa lalu yang sengaja merancang saluran untuk membuang air hujan dari lahan pertanian dan pemukiman ke luar wilayah.

Advertisement


Dilansir dari radarbogor.jawapos.com, melalui Associated Press, sekitar 99% wilayah Hungaria saat ini berada dalam kondisi kekeringan parah hingga ekstrem.


Salah satu dampak paling drastis terlihat di Danau Velence, danau terbesar ketiga di Hungaria, di mana kedalaman airnya merosot hingga menyisakan sekitar 20 sentimeter dari batas normal bulan Agustus sebesar 150 sentimeter.


Selain itu, Danau Garancsi kini mengering total hingga dasar tanahnya retak-retak, sementara penyusutan Sungai Danube mengancam operasional Paks, satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir di Hungaria.

Advertisement


*Warisan Kanal Pembuangan dan Risiko Gurunisasi*

Penyebab krisis ini tidak hanya dipicu oleh minimnya curah hujan, melainkan dampak jangka panjang dari infrastruktur pembuangan air yang dibangun selama dua abad terakhir.


Hungaria memiliki jaringan kanal pembuangan sepanjang lebih dari 40.000 kilometer yang dirancang untuk mengalirkan air secepat mungkin demi area pertanian. 


Kebijakan ini telah menghilangkan lebih dari 80% wilayah lahan basah alami Hungaria, yang menyebabkan penurunan permukaan air tanah secara drastis serta mempercepat proses gurunisasi di wilayah dataran rendah.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Dunia Akan Mengalami Kekurangan Cadangan Air Daratan, Telah Dimulai 2025

Dunia Akan Mengalami Kekurangan Cadangan Air Daratan, Telah Dimulai 2025

Dunia akan mengalami penurunan cadangan air tawar di daratan bumi pada tahun 2025, dengan 42 persen wilayah mengalami kekurangan air, menuru

El Nino Ekstrem 2026 Ancam Indonesia, Bakal Terjadi Kekeringan, Krisis Air, dan Kebakaran Hutan

El Nino Ekstrem 2026 Ancam Indonesia, Bakal Terjadi Kekeringan, Krisis Air, dan Kebakaran Hutan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi El Niño ekstrem yang akan melanda Indonesia, berpotensi memicu kekeringan, krisis air bersih, dan ancaman serius lainnya di sektor lingkungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer