Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iran Rilis Daftar Delegasi Penghormatan Ali Khamenei, Mengapa Nama Indonesia Tak Tercantum?

Y
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Nama Indonesia tidak tercantum dalam daftar negara yang disebut mengirimkan delegasi resmi untuk menghadiri upacara penghormatan terakhir Pemimpin Tertinggi Iran, Grand Ayatollah Ali Khamenei.

Informasi yang dipublikasikan melalui akun X resmi Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia itu langsung menjadi perbincangan luas di media sosial.

Absennya Indonesia dalam daftar tersebut memicu beragam pertanyaan dari warganet. 

Advertisement

Sebagian mempertanyakan alasan pemerintah tidak mengirimkan perwakilan resmi, terutama mengingat Indonesia selama ini kerap menyuarakan dukungan terhadap perdamaian di Timur Tengah, termasuk ketika konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat menjadi perhatian internasional.

Dalam unggahannya, Kedutaan Iran menjelaskan bahwa daftar tersebut hanya mencakup negara-negara yang diwakili oleh delegasi resmi atau perwakilan pemerintah dalam prosesi penghormatan terakhir.

"Negara-negara yang dilaporkan telah mengirimkan delegasi resmi untuk menghadiri upacara penghormatan terakhir Grand Ayatollah Ali Khamenei. Daftar ini mengacu pada negara-negara yang diwakili oleh delegasi resmi atau perwakilan pemerintah," demikian keterangan yang diunggah akun X resmi Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia sebagaimana dilansir dari JawaPos.com, Selasa (7/7/2026).

Advertisement

Berdasarkan daftar tersebut, terdapat 32 negara yang disebut mengirimkan delegasi resmi, yakni Rusia, Tiongkok, Pakistan, India, Turki, Turkmenistan, Tajikistan, Irak, Georgia, Armenia, Afghanistan, Oman, Qatar, Azerbaijan, Kirgizstan, Uzbekistan, Bangladesh, Mesir, Kazakhstan, Ghana, Nikaragua, Republik Demokratik Kongo, Serbia, Tunisia, Lebanon, Namibia, Malaysia, Kuba, Sri Lanka, Myanmar, Gambia, dan Thailand.

Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara tersebut.

Hingga berita ini ditulis, pemerintah Indonesia belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan tidak adanya delegasi Indonesia dalam daftar yang dipublikasikan pihak Iran.

Belum diketahui pula apakah Indonesia memiliki bentuk representasi lain yang tidak masuk dalam kategori delegasi resmi sebagaimana dimaksud dalam unggahan tersebut.

Advertisement
Editor : Yohanes Palen

Artikel Terkait

Eskalasi Konflik di Selat Hormuz Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN Indonesia Terancam Tertekan

Eskalasi Konflik di Selat Hormuz Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN Indonesia Terancam Tertekan

Meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia. Jalur pelayaran yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan minyak global itu dinilai memiliki

Iran Resmi Tutup Selat Hormuz, AS Langsung Balas dengan Serangan Militer Baru

Iran Resmi Tutup Selat Hormuz, AS Langsung Balas dengan Serangan Militer Baru

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Teheran mengumumkan penutupan Selat Hormuz mulai Minggu (12/7) hingga waktu yang belum ditentukan.

Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

Harga minyak mentah dunia kembali naik pada perdagangan Rabu (8/7/2026) akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas, di tengah meja perundingan perdamaian perang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer