Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serahkan 15 Unit Motor ke Pengojek Asli Intan Jaya, Bupati: Misi Kita Melayani Masyarakat

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯

 

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini didampingi Kepala DPMK Intan Jaya, Yoakim Mujizau dan pengojek anak asli Intan Jaya arak-arakan putar Kota Sugapa menggunakan motor yang diberikan oleh Pemda.
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini didampingi Kepala DPMK Intan Jaya, Yoakim Mujizau dan pengojek anak asli Intan Jaya arak-arakan putar Kota Sugapa menggunakan motor yang diberikan oleh Pemda.

CEPOSONLINE.COM, NABIRE - Bupati Intan Jaya, Aner Maisini menyerahkan 15 unit motor verza kepada para pengojek anak asli Intan Jaya di Sugapa, Intan Jaya pada Rabu, (2/7/2025). 


Advertisement

 

Penyerahan 15 motor ini sebagai wujud dari janji yang pernah diungkapkan Bupati Intan Jaya pada masa kampanye saat pencalonan. 

 

Advertisement

Usai menyerahkan motor, Bupati Intan Jaya didampingi kepala dinas DPMK Intan Jaya, Yoakim Mujizau bersama beberapa ASN dan para pengojek setempat melakukan arak-arakan dengan mengitari Kota Intan Jaya sembari mengendarai motor yang baru saja diberikan.

 

Aner Maisini menjelaskan penyerahan ini untuk mendukung para pengojek anak asli Intan Jaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Advertisement

 

“Motor tersebut akan digunakan oleh para pengojek untuk melayani masyarakat Intan Jaya dari dan ke Sugapa, Ibu kota Kabupaten Intan Jaya,” jelas Bupati Aner. 

 

Maisini mengatakan penyerahan motor ini juga dalam rangka menekan inflasi (harga ojek) yang selama ini terkesan mahal untuk masyarakat. 

 

“Mama-mama bawa jualan ke Sugapa naik ojek dengan harga yang cukup mahal selama ini. Setelah mereka jualan balik juga dengan ojek. Jadi uang habis hanya bayar ojek dan tidak memberikan keuntungan dari jualan, sehingga saya serahkan motor ini untuk tekan harga ojek,” katanya. 

 

Penyerahan motor ini menunjukkan perhatian dan dukungan pemerintah terhadap sektor ekonomi lokal, khususnya bagi para pengojek yang merupakan bagian penting dalam mobilitas masyarakat.

 

“Misi kita adalah melayani masyarakat,” kata Aner.

 

Bupati menegaskan apabila setelah pemerintah fasilitasi motor dan terjadi kecelakaan maka bukan menjadi tanggung jawab pemerintah.

 

“Jika ada kecelakaan tidak bisa menuntut kepada pemerintah. Itu menjadi tanggung jawab pemilik motor,” tegas Bupati Intan Jaya. 

 

Ia juga berharap, para pengojek memanfaatkan fasilitas motor ini dengan baik. Sehingga dapat membantu pemasukan keluarga tetapi juga untuk melayani masyarakat dengan harga yang terjangkau. 

 

Selain itu, bupati juga akan mengirim beberapa pemuda untuk training bawa alat berat dan kendaraan roda empat di Timika. 

 

“Mereka akan saya kirim pada Jumat (4/7/2025) ke Timika. Mereka akan belajar dan kembali melayani masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, jalan dan jembatan di Kabupaten Intan Jaya,” ujarnya.

 

Ia berharap, semua masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban di Intan Jaya dan memberikan dukungan kepada pemerintah untuk membangun Kabupaten Intan Jaya yang lebih baik. (*)

Advertisement
Editor : Elfira Halifa

Artikel Terkait

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Biak menyiapkan empat armada kapal penumpang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Penyidikan kasus pembunuhan Kayus Yeimoa (46), penjaga sekolah SMP YPPGI Geradus Adi Merauke, terus berkembang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer