Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Pendapatan Masyarakat, Bupati Intan Jaya Tetapkan Hari Jumat "Hari Belanja Pangan Lokal"

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Bupati Intan Jaya, Aner Maiseni (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Bupati Intan Jaya, Aner Maiseni (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM - NABIRE, Guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maiseni menetapkan hari Jumat sebagai hari ASN Kabupaten Intan Jaya wajib berbelanja jualan mama-mama di Pasar Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya.


Advertisement

“ Hari Jumat setelah Apel, kita ada doa bersama di Kantor Bupati. Setelah doa, saya mengajak seluruh ASN dan aparat Keamanan (TNI/POLRI) untuk ke pasar kita habiskan jualan mama-mama pasar,” tutur Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maiseni ketika dijumpai media ini di rumah makan El’Price Nabire, Jumat, (21/3/2025).

Politikus Partai PAN ini mengatakan Anggaran untuk belanja di pasar disiapkan oleh ASN sendiri.

“ Hitungan kami dari jumlah ASN dan aparat yang ada, Kalau satu orang keluarkan Rp.50.000 atau Rp. 100.000 untuk belanja, maka itu sudah memberikan pemasukan yang baik untuk mama-mama,” katanya.

Advertisement

Pihaknya akan melakukan pelayanan di kantor setiap hari Senin sampai hari Kamis dan hari Jumat adalah hari Apel, Ibadah dan belanja.

“ Senin sampai Kamis pada hari kerja, ASN mau belanja atau tidak itu terserah tetapi untuk hari Jumat saya sudah perintahkan ASN untuk menyimpan Rp.100.000 atau Rp. 200.000 untuk belanja pangan lokal di pasar. Untuk hari Jumat, jualan mama-mama harus laku semua,” ungkap Aner.

Menurut Bupati Intan Jaya, hari ini Pemerintah daerah sudah memulai penerapan hari belanja di pasar.

Advertisement

“ Tadi, Bapak Wakil sudah turun ke pasar belanja dengan ASN yang masuk kantor,” ungkap politikus partai PAN.

Ia berharap, dengan program ASN berbelanja pangan lokal ini memberikan motivasi kepada masyarakat untuk berkebun dan beternak.

“ Kedepan tidak boleh ada ketergantungan. Kita mau mereka semangat berkebun, pokoknya setiap jualan yang dibawa ke pasar harus laku supaya pendapat masyarakat terus meningkat,” harap Aner Maiseni.

Lanjutnya, Pemerintah bertekad menumbuhkan rasa memiliki tanah kepada masyarakat agar masyrakat mengolah tanah, bawa jualan ke pasar dan dihabiskan oleh ASN, Aparat keamanan dan pengusaha.

“ Kita tidak mau rawat mental minta-minta. Siapa kerja dia dapat, siapa yang setia dengan perkara kecil ia akan diberikan perkara (penghasilan) yang besar maka teruslah berproses,” tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Intan Jaya: Gereja dan Masyarakat Sipil Tidak Boleh Jadi Target Konflik Bersenjata

Bupati Intan Jaya: Gereja dan Masyarakat Sipil Tidak Boleh Jadi Target Konflik Bersenjata

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam konflik bersenjata yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya.

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Biak menyiapkan empat armada kapal penumpang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer