Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Turun, Pasar Jayapura Makin Sepi: Pedagang Ungkap Uang Makin Sulit Berputar

E
Penulis: Elfira Halifa❯
Pedagang Pasar Sentral Hamadi, Muslika, menunjukkan barang dagangannya yang belum laku terjual selama dua hari, Kamis (13/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/YOHANA)
Pedagang Pasar Sentral Hamadi, Muslika, menunjukkan barang dagangannya yang belum laku terjual selama dua hari, Kamis (13/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/YOHANA)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Harga sejumlah komoditas pertanian di sejumlah pasar di Kota Jayapura mulai relatif stabil. Namun, kondisi tersebut belum mampu membuat pedagang bernapas lega.

Persoalan yang kini dihadapi pedagang bukan lagi semata-mata harga komoditas, melainkan daya beli masyarakat yang melemah dan perputaran uang di pasar yang semakin lesu.

Sejumlah pedagang bahkan mulai mengurangi frekuensi belanja stok. Mereka khawatir barang yang dibeli tidak segera terjual dan akhirnya rusak. Kondisi itu membuat modal tertahan, sementara keuntungan semakin sulit diperoleh.

Advertisement

Muslika, salah satu pedagang komoditas pertanian di Pasar Sentral Hamadi, mengatakan 2026 menjadi salah satu tahun terberat yang dirasakannya selama berdagang.

“Sudah masuk triwulan tiga, perputaran ekonomi di pasar terasa sangat lesu”

“Kami yang biasanya setiap hari membeli stok baru karena barang habis terjual, sekarang malah tiga hari sekali baru belanja lagi,” kata Muslika, Kamis (14/8).

Advertisement

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ketika dagangan tidak habis terjual, masih ada pelanggan dari warung makan maupun pedagang makanan kaki lima yang menjadi pembeli tetap.

Namun, kini permintaan dari pelanggan tersebut ikut mengalami penurunan.

Muslika menyebut beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, tomat, cabai rawit dan cabai keriting tidak lagi dibeli dalam jumlah besar seperti sebelumnya.

“Kadang kami stok hari ini, tiga hari kemudian baru belanja lagi. Itu pun kalau barang habis terjual. Kalau rusak, kami yang rugi karena modal yang dikeluarkan lebih besar daripada pendapatan,” ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Langkah pelarian SJ (26) akhirnya terhenti di tangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Jayapura Selatan.

Data Desil di Jayapura Disorot, Dianggap Kaya oleh Sistem Padahal Hidup Masih Susah

Data Desil di Jayapura Disorot, Dianggap Kaya oleh Sistem Padahal Hidup Masih Susah

Persoalan karut-marut data kependudukan dan sistem pemeringkatan kesejahteraan atau desil dalam penyaluran bantuan sosial serta layanan

Urus KTP Tak Perlu Jauh-Jauh, Abisai Rollo Minta Kelurahan Lebih Proaktif

Urus KTP Tak Perlu Jauh-Jauh, Abisai Rollo Minta Kelurahan Lebih Proaktif

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo meminta seluruh pemerintah kelurahan di Kota Jayapura agar proaktif mendukung program pelayanan administras

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer