Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Giliran 24 OAP Penambang Emas Tradisional Kawe Tiba di Boven Digoel

Y
Penulis: Yulius Sulo❯
Polres Boven Digoel saat melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan bagi eksodus dari daerah tambang emas tradisional Kawe, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Kabupaten Boven Digoel, Minggu (9/8/2026) (CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES BOVEN DIGOEL) 
Polres Boven Digoel saat melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan bagi eksodus dari daerah tambang emas tradisional Kawe, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Kabupaten Boven Digoel, Minggu (9/8/2026)  (CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES BOVEN DIGOEL) 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, BOVEN DIGOEL – Eksodus pekerja tambang emas tradisional dari wilayah Kali Pis Kawe, Pegunungan Bintang, terus berlanjut. Sebanyak 16 orang, termasuk dua anak-anak, kembali tiba di Kabupaten Boven Digoel, Minggu (9/8/2026).

Rombongan tersebut tiba menggunakan dua unit perahu jenis katinting dan longboat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, sekitar pukul 13.11 WIT.

Kedatangan mereka langsung mendapat penanganan dari Polres Boven Digoel bersama Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel dan Bidang Dokkes Polres Boven Digoel.
Setibanya di pelabuhan, seluruh rombongan menjalani pendataan dan pemeriksaan kesehatan. Dari 16 orang tersebut, 14 merupakan orang dewasa dan dua lainnya anak-anak.

Advertisement

Setelah proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan selesai, sekitar pukul 14.40 WIT seluruh rombongan dipulangkan menuju kediaman mereka di Jalan MMS Ambanggo, Tanah Merah.

Sebelumnya, pada pukul 11.30 WIT, satu unit longboat juga tiba di Pelabuhan Tanah Merah dengan membawa delapan orang. Rombongan ini turut menjalani pendataan dan pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan sekitar pukul 13.00 WIT menuju Jalan MMS Ambanggo.

Dengan kedatangan dua rombongan tersebut, total pekerja tambang yang melakukan eksodus dan tiba di Boven Digoel pada Minggu (9/8/2026) tercatat sebanyak 24 orang.
Mereka terdiri dari 17 laki-laki, lima perempuan dan dua anak-anak.

Advertisement

Polres Boven Digoel bersama instansi terkait melakukan pengamanan dan pemantauan sejak rombongan tiba, menjalani pemeriksaan hingga dipulangkan ke tempat tujuan.

Kabag Ops Polres Boven Digoel AKP S. Haryono, S.H., mengatakan pendataan dan pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang tiba dari wilayah tambang.

“Pendataan dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Kami memastikan seluruh warga yang tiba dapat terdata dengan baik, mendapatkan pelayanan kesehatan awal, serta dipulangkan dengan aman ke tempat tujuan,” ujarnya.

Usai seluruh rangkaian kegiatan, pada pukul 14.45 WIT dilaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di lapangan. Evaluasi dipimpin langsung AKP S. Haryono.

Advertisement

Artikel Terkait

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Biak menyiapkan empat armada kapal penumpang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Penyidikan kasus pembunuhan Kayus Yeimoa (46), penjaga sekolah SMP YPPGI Geradus Adi Merauke, terus berkembang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer