Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Khawatir Dengan Kondisi Keamanan, Guru dan Nakes dari Korowai Mengungsi ke Jayapura

K
Penulis: Karolus Daot❯

 

Guru dan Nakes dari Korowai mengungsi ke Jayapura pasca penembakan Pilot dan Co Pilot di Bandara Korowai, Rabu (11/2/2026)  (CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLDA)
Guru dan Nakes dari Korowai mengungsi ke Jayapura pasca penembakan Pilot dan Co Pilot di Bandara Korowai, Rabu (11/2/2026) (CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLDA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Insiden penembakan pesawat di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, yang menewaskan pilot dan co pilot, tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga memicu dampak sosial di wilayah tersebut. 


Advertisement

 

Sejumlah guru dan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Korowai memilih mengungsi ke Jayapura demi keselamatan jiwa.

 

Advertisement

Sebanyak sembilan orang terdiri dari enam tenaga pengajar dan tiga tenaga medis dievakuasi menggunakan Pesawat MAF jenis Codiak PK-MEF yang dipiloti Capt. Thomas Allen Bolser, Kamis (12/2/2026). 

 

 

Advertisement

Rombongan diberangkatkan dari Boven Digoel dan tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, sekitar pukul 15.29 WIT.

 

Enam tenaga pengajar yang ikut dalam evakuasi tersebut yakni Aan Suek, Risa, Ema, Monik, Yonar, dan Nonik. Sementara tiga tenaga perawat medis adalah Suster Grace, Rifal, dan Anton. Setibanya di Sentani, mereka beristirahat sejenak sebelum meninggalkan area PT MAF menuju penginapan di kawasan Jalan Pasir Sentani dengan pendampingan petugas.

 

Evakuasi dilakukan menyusul aksi penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap pilot dan co pilot sehari sebelumnya yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia. Situasi tersebut membuat para guru dan tenaga medis yang bertugas di Korowai merasa terancam sehingga harus segera dievakuasi.

 

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan kejadian menonjol dan pertama kali terjadi di wilayah Kabupaten Boven Digoel. Hal ini, menurutnya, menimbulkan keprihatinan mendalam bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

 

"Kejadian ini menjadi duka bersama bagi kami di Boven Digoel. Ini adalah peristiwa yang sangat menonjol dan baru pertama kali terjadi di wilayah kami. Kami merasakan betul dampaknya, bukan hanya terhadap korban, tetapi juga terhadap rasa aman masyarakat," ujarnya.

 

 

Ia mengimbau para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang memiliki pengaruh di tengah warga untuk turut membantu menenangkan situasi dan mencegah penyebaran informasi yang belum tentu benar.

 

 

"Kami berharap para tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat membantu pemerintah menenangkan warga. Sampaikan bahwa situasi sedang ditangani oleh aparat keamanan, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau takut berlebihan," tambahnya.

 

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito memastikan bahwa Polri memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang terdampak situasi keamanan.

 

 

"Polri memastikan setiap proses evakuasi berjalan aman. Kehadiran kami adalah bentuk tanggung jawab negara untuk melindungi para guru dan tenaga medis yang telah mengabdikan diri di pedalaman Papua," katanya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dipantau Drone, Anak SD Korban Penembakan Nduga Mengaku Ditembak TNI dari Belakang

Dipantau Drone, Anak SD Korban Penembakan Nduga Mengaku Ditembak TNI dari Belakang

Kambara Kerebea (18), korban selamat dalam peristiwa penembakan di Kampung Yosema, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan seorang pria berinisial NB yang diduga merupak

Sopir Lajuran Ditembak KKB, Video Dukung OPM Beredar

Sopir Lajuran Ditembak KKB, Video Dukung OPM Beredar

Seorang sopir bernama Aris Sanda dilaporkan tewas setelah ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OP

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer