Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Wujudkan Visi "Waropen Terang", Bupati Mote Komitmen Tembus Jaringan Listrik Hingga ke Distrik Terpencil

Ismail Ceposonline • Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:48 WIB
Bupati Waropen FX Mote saat melihat mesin baru yang kini telah beroperasi, untuk memenuhi kebutuhan dasar Listrik masyarakat, Sabtu (23/5) (CEPOSONLINE.COM/ISMAIL)
Bupati Waropen FX Mote saat melihat mesin baru yang kini telah beroperasi, untuk memenuhi kebutuhan dasar Listrik masyarakat, Sabtu (23/5) (CEPOSONLINE.COM/ISMAIL)

CEPOSONLINE.COM, WAROPEN — Peresmian enam unit mesin baru bertenaga 2 Megawatt (MW) di PLTD Batu Zaman menjadi momentum krusial bagi Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, untuk menegaskan kembali komitmen politiknya.

 Pembangunan infrastruktur kelistrikan ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan teknis, melainkan bagian dari realisasi janji politik untuk membawa perubahan besar bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Waropen, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa program "Waropen Terang" merupakan satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan dari visi besarnya dalam memimpin daerah, yaitu mewujudkan Waropen yang bangkit, mandiri, dan sejahtera yang berkeadilan. Kehadiran listrik yang andal dinilai menjadi fondasi utama untuk menyokong dua pilar program prioritas lainnya, yakni "Waropen Sehat" dan "Waropen Cerdas".

"Hari ini terwujud yang namanya Waropen Terang. Ada Waropen Cerdas, dan ada Waropen Sehat. Waropen Sehat akan kita bangun rumah sakit tipe C. Dan Waropen Cerdas, saya akan sekolahkan anak-anak sebanyak 96 orang, anak-anak nelayan yang tidak mampu sekolah. Saya akan berangkatkan mereka untuk sekolah di 5 kota studi di luar dari Waropen. Waropen Terang hari ini kita akan resmikan. PLN, bukti nyata, perlahan tapi pasti," tegas Bupati Fransiscus Xaverius Mote.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki ekspektasi yang besar agar jangkauan listrik ini tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan saja. Ia secara terbuka menantang jajaran PT PLN (Persero) untuk bersama-sama merealisasikan perluasan jaringan ke wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh aliran listrik, demi keadilan sosial bagi seluruh masyarakat pedalaman.

"Pemerintah ini memiliki besar harapan untuk listrik ini menembus sampai distrik-distrik yang jauh dari pusat kota. Kami juga berharap kepada PT PLN, untuk PLN ini dapat menjawab janji-janji politik, lampu menyala sampai ke Masirei, dan lampu menyala sampai Wapoga, dan bila perlu suatu saat PLN sampai ke Kirihi dan Walai," tambah Bupati.

Menanggapi target ambisius tersebut, Manager ULP PLN Waropen, Geisler Ronsumbre, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal visi pemerintah daerah. Namun, ia juga mengingatkan bahwa perluasan jaringan yang aman dan stabil memerlukan kerja sama aktif dari masyarakat, terutama dalam menjaga aset dan infrastruktur kabel yang nantinya akan ditarik ke kampung-kampung.

Geisler Ronsumbre berharap kepada warga agar selalu berkoordinasi secara resmi dalam proses penyambungan baru guna menghindari potensi bahaya teknis. "Jaringan kalau mau memasang jaringan ke rumah, diharapkan melapor sehingga PLN akan memasangnya. Tidak ada pencurian terhadap jaringan," pungkasnya, menekankan pentingnya sinergi antara regulasi PLN dan kepatuhan masyarakat demi kelancaran program Waropen Terang ini. (*).

Editor : Agung Trihandono
#fransiscus xaverius mote #Waropen