FIFA Beri Kabar Buruk Bagi Timnas Karena Matchday, Kenapa?

AdminDua • Dipublikasikan Senin, 9 November 2026 | 04:32 WIB
Timnas Indonesia. (X.COM)
Timnas Indonesia. (X.COM)

CEPOSONLINE.COM - Timnas Indonesia dipastikan tidak melakoni pertandingan internasional selama agenda FIFA Matchday November 2026. Kondisi tersebut menjadi kerugian bagi skuad Garuda karena sejumlah peluang untuk meningkatkan kualitas permainan dan memperbaiki peringkat dunia harus terlewatkan.

 

Dilansir dari laman Radar Pati sebelumnya, Indonesia direncanakan menjalani laga persahabatan melawan Yordania di Amman pada 13 November 2026. Namun, PSSI akhirnya membatalkan pertandingan tersebut dengan mempertimbangkan kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengancam keselamatan serta kenyamanan para pemain.

 

Setelah rencana tersebut gagal terlaksana, PSSI juga tidak berhasil mendapatkan lawan pengganti akibat keterbatasan waktu. Sebagai alternatif, pelatih John Herdman memilih mengadakan pemusatan latihan (TC) selama tujuh hari di Bali dengan mengikutsertakan pemain senior dan sejumlah nama baru.

 

Meskipun tetap menjalankan program persiapan, tidak adanya pertandingan internasional membuat Timnas Indonesia kehilangan beberapa keuntungan penting. Berikut empat dampak yang harus dihadapi skuad Garuda.

 

1. Kesempatan John Herdman Menguji Taktik Terbatas

 

Tidak adanya pertandingan membuat John Herdman kehilangan kesempatan untuk mengaplikasikan strategi secara langsung ketika menghadapi lawan sesungguhnya.

 

Latihan di Bali memang dapat membantu meningkatkan komunikasi, koordinasi, serta pemahaman taktik antarpemain. Namun, situasi pertandingan memberikan tantangan berbeda karena setiap pemain dituntut mengambil keputusan dalam tekanan.

 

Akibatnya, Herdman belum bisa mengevaluasi secara menyeluruh efektivitas transisi permainan, kekuatan lini pertahanan, maupun kemampuan penyelesaian akhir tim.

 

2. Gagal Mengukur Kekuatan Melawan Wakil Asia Barat

  

Pertandingan menghadapi Yordania semestinya menjadi tolok ukur kemampuan Indonesia saat berhadapan dengan tim dari kawasan Asia Barat.

 

Laga tersebut juga berpotensi memberikan pengalaman menghadapi karakter permainan yang berbeda dari mayoritas lawan di Asia Tenggara.

 

Selain kualitas lawan, bermain di kandang Yordania dapat memberikan pengalaman menghadapi atmosfer stadion dan tekanan suporter tuan rumah. Pembatalan ini membuat kesempatan tersebut harus tertunda.

 

3. Peluang Menambah Poin Ranking FIFA Hilang

 

Absen dari pertandingan internasional juga membuat Indonesia tidak memiliki kesempatan mengumpulkan tambahan poin melalui kemenangan atau hasil imbang.

 

Dalam sistem pemeringkatan FIFA, perolehan poin dipengaruhi hasil pertandingan dan kekuatan lawan. Meski tidak bertanding bukan berarti poin Indonesia otomatis berkurang, negara lain yang meraih kemenangan tetap berpeluang memperbaiki posisinya.

 

Terlebih, pembaruan ranking FIFA berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 18 November 2026.

 

4. Persiapan Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 Kurang Maksimal

 

FIFA Matchday November seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembentukan skuad menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.

 

Herdman membutuhkan kesempatan bertanding untuk menemukan komposisi terbaik sekaligus menilai kesiapan para pemain.

 

Pelatih asal Inggris tersebut tetap berupaya memaksimalkan TC di Bali dengan menggabungkan pemain utama dan wajah baru guna memperkuat kedalaman skuad.

"Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia," ujar Herdman. (*)

Editor : AdminDua
timnas indonesia fifa