CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Format Liga Nusantara 2026/2027 (Liga 3) akhirnya resmi ditetapkan. Hasil Owners Meeting memutuskan kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia itu dibagi menjadi tiga grup berdasarkan wilayah geografis dengan sistem pertandingan kandang dan tandang (home & away).
Setiap grup akan menggunakan format double round robin, sehingga seluruh tim saling bertemu dua kali sepanjang fase penyisihan. Pembagian ini membuat sejumlah laga bertajuk derby daerah dipastikan tersaji sejak awal kompetisi.
Dua tim asal Papua Tengah yakni Persinab Nabire dan Persipani Paniai akan mewakili Tanah Papua di kompetisi kasta ketiga tersebut.
Persinab merupakan tim yang berada di liga 3 musim lalu, sementara Persipani Paniai merupakan tim yang baru saja promosi musim ini.
Keduanya tergabung dalam Grup Timur dimana pesertanya adalah perwakilan klub-klub dari Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Papua, hingga Jawa Timur. Donggala United FC yang baru berganti identitas dari Persipal Palu akan menghadapi Persekabpas Pasuruan, Pasuruan United, Perseden Denpasar, Persipani Paniai, Persinab Nabire, PSN Ngada, dan Persikutim Patriot United FC.
Sedangkan Grup Tengah menjadi salah satu grup yang paling menyita perhatian. Delapan klub dari wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Jawa Barat akan bersaing memperebutkan tiket ke fase berikutnya. Persinga Ngawi akan menghadapi Persibo Bojonegoro, Persika Karanganyar, Persipa Pati, Persiba Bantul, Persibangga Purbalingga, Putra Sang Fajar FC, dan Gresik United.
Sementara itu, Grup Barat dihuni klub-klub dari Sumatra, Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat. Persikota Tangerang akan bersaing dengan Pekanbaru FC, Sriwijaya FC, Persitara Jakarta Utara, Batavia FC, Persikotas Nusantara FC, Pesik Kuningan, dan Persekat Tegal.
Persipani Panai pun langsung membagikan hasil drawing Liga 3 tersebut. Sementara weakil dari Jawa Timur Persinga Ngawi langsung mengobarkan semangat melalui akun Instagram resmi klub.
"Medan tempur telah ditentukan. Target telah dikunci. Kami datang dan siap bertarung untuk mengharumkan nama Ngawi. Semangat juang kami tidak akan pernah padam. Bersiaplah, tantangan baru dimulai," tulis Persinga dalam unggahan resminya, Kamis sore (17/9/2026).
Dengan sistem double round robin, setiap tim akan menjalani pertandingan kandang dan tandang melawan seluruh lawan di grup masing-masing. Format ini membuat persaingan diprediksi berlangsung lebih panjang dan ketat sebelum memasuki fase selanjutnya.
Nah, setelah drawing diumumkan, dimana kedua tim tersebut akan berhome base? apakah di wilayah provinsi Papua yang sudah punya infrastruktur cukup lengkap dan memenuhi syarat, ataukah tetap berkandang di Pulau Jawa demi mencegah membengkaknya operasional tim. (*)
Format Kompetisi Liga Nusantara 2026/2027
- Kompetisi dibagi menjadi 3 grup berdasarkan wilayah geografis.
- Masing-masing grup berisi 8 klub.
- Fase penyisihan menggunakan format double round robin.
- Setiap tim bertemu dua kali dengan seluruh lawan di grupnya, menggunakan sistem home & away.
Editor : Weny Firmansyah