Kenapa Yordania dan Hongkong Tidak Mau Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday?

AdminDua • Dipublikasikan Minggu, 8 November 2026 | 03:59 WIB
Timnas Indonesia ketika menjamu lawannya di GBK. (X.COM)
Timnas Indonesia ketika menjamu lawannya di GBK. (X.COM)

CEPOSONLINE.COM - Timnas Indonesia berpotensi tidak menjalani pertandingan persahabatan selama agenda FIFA Matchday November 2026. Situasi tersebut terjadi setelah rencana menghadapi Yordania dibatalkan dan upaya mencari Hong Kong sebagai lawan alternatif juga tidak membuahkan hasil.


Kendati demikian, PSSI memastikan agenda pemusatan latihan atau training camp (TC) tetap dilaksanakan pada periode jeda internasional, yakni 9-17 November 2026.


Dilansir dari laman Radar Pati ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengungkapkan bahwa pihaknya masih berusaha mendapatkan lawan tanding hingga Sabtu (7/11/2026). Apabila pencarian tersebut tidak menghasilkan kesepakatan, tim Merah Putih akan tetap menjalankan program latihan yang sudah dirancang pelatih John Herdman.

Sebelumnya, Indonesia dijadwalkan bertemu Yordania dalam pertandingan persahabatan di Stadion Internasional Amman pada Jumat (13/11/2026). Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan dengan mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.


Asosiasi Sepak Bola Yordania (JFA) turut mengonfirmasi pembatalan pertandingan tersebut pada Kamis (5/11/2026).


Hong Kong Menolak Menjadi Lawan Pengganti

Setelah agenda melawan Yordania gagal terlaksana, PSSI kembali menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Hong Kong. Negara tersebut sebelumnya juga masuk dalam penjajakan calon lawan Timnas Indonesia.


Namun, upaya tersebut kembali menemui hambatan. Sumardji menyampaikan bahwa Hong Kong telah memberikan jawaban tidak bersedia menghadapi Indonesia pada periode FIFA Matchday kali ini.


Sebelumnya, PSSI bahkan sempat mengusulkan agar pertandingan melawan Yordania dipindahkan ke Turki sebagai alternatif lokasi netral. Sayangnya, opsi tersebut juga tidak berhasil diwujudkan.


Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya telah mengakui bahwa mencari negara pengganti dalam waktu singkat bukan pekerjaan mudah. Faktor keselamatan pemain juga menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi pertandingan.

PSSI Tetap Menggelar Pemusatan Latihan


Walaupun belum mendapatkan kepastian pertandingan persahabatan, PSSI tidak ingin periode FIFA Matchday November terlewat tanpa kegiatan.


Dalam agenda TC mendatang, pemanggilan pemain akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan jadwal pertandingan dan aktivitas mereka bersama klub masing-masing.

Program tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi John Herdman untuk mengevaluasi kemampuan pemain, memantau perkembangan individu, serta merancang komposisi skuad yang lebih kompetitif.


Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesiapan Garuda menghadapi Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Penyelenggaraan turnamen tersebut telah mengalami perubahan jadwal menjadi Desember 2027 dari rencana sebelumnya pada Januari.


Persiapan Menuju Piala Asia 2027 Tetap Berjalan

Timnas Indonesia sebelumnya berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Capaian tersebut menjadi modal positif bagi skuad Garuda untuk menghadapi agenda internasional berikutnya.


Namun, ketiadaan pertandingan persahabatan berpotensi mengurangi kesempatan pelatih dalam menguji strategi, mengevaluasi kombinasi pemain, serta mengukur kekuatan tim menghadapi lawan dengan karakter berbeda.


Hingga kini, PSSI belum mengumumkan daftar pemain maupun lokasi pelaksanaan TC November 2026. Informasi tersebut masih menunggu keputusan akhir federasi setelah proses pencarian calon lawan selesai.


Dengan demikian, meskipun berpeluang tanpa pertandingan internasional, Timnas Indonesia tetap akan memanfaatkan jeda FIFA Matchday untuk menjaga kebugaran dan mematangkan persiapan menuju Piala Asia 2027. (*)

Editor : AdminDua
timnas indonesia fifa