Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Jerman Terlalu Kuat, Hancurkan Curacao 7-1

Weny Firmansyah • Senin, 15 Juni 2026 | 04:54 WIB
Selebrasi pemain Jerman usai mengalahkan Curacao 7-1  di NRG Stadium, Houston, Senin (15/6/2026). (X)
Selebrasi pemain Jerman usai mengalahkan Curacao 7-1  di NRG Stadium, Houston, Senin (15/6/2026). (X)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Jerman mengawali kiprahnya dalam Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas debutan Curacao di NRG Stadium, Houston, Senin (15/6/2026).


Felix Nmecha menjadi pembuka pesta gol Der Panzer dengan mencetak gol tercepat dalam turnamen sejauh ini.


Kai Havert mencetak dua gol, sedangkan Nico Schlotterbeck, Joshua Kimmich, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav menyumbangkan satu gol.


Dikutip dari kantor berita Antara, Nmecha membawa Jerman memimpin 1-0 pada menit ke-6 setelah melepaskan tembakan melengkung menyusul kombinasi satu-dua dengan Florian Wirtz untuk menaklukkan kiper Curacao, Eloy Room.


Curacao memberikan kejutan lewat gol penyama kedudukan yang dicetak Livano Comenencia pada menit ke-21. Namun tak berapa lama Jerman kembali mengambil alih permainan.


Schlotterbeck membawa Jerman kembali unggul pada menit ke-38 lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Nathaniel Brown.


Havertz kemudian memperlebar keunggulan menjadi 3-1 melalui titik penalti pada masa injury time babak pertama setelah Nmecha dijatuhkan Riechedly Bazoer.


Pada babak kedua, Joshua Kimmich mencetak gol keempat Jerman pada menit ke-47, yang disusul gol Nathaniel Brown pada menit ke-68.


Undav ikut menyumbang gol pada menit ke-78 sebelum Havertz melengkapi brace pada menit ke-88 menyusul umpan terobosan dari Undav.


Laga ini juga menjadi catatan bersejarah bagi Manuel Neuer. Kiper veteran Jerman itu menjadi penjaga gawang kedua dalam sejarah yang tampil pada lima edisi Piala Dunia setelah legenda Meksiko Antonio Carbajal yang bermain pada edisi 1950, 1954, 1958, 1962, dan 1966.

 Pelatih Curacao Dick Advocaat tetap melihat sisi positif meski timnya dibantai Jerman 1-7 dalam laga perdana Grup E Piala Dunia 2026, dengan  menegaskan tetap bangga dan senang.


"Pada akhirnya kami senang karena menjadi bagian dari turnamen sepak bola terbesar di dunia. Kami harus mengubah ini menjadi Piala Dunia yang indah. Kami masih bisa membuat kejutan pada pertandingan kedua dan ketiga," kata Advocaat setelah pertandingan seperti dikutip Reuters pada Senin.


Curacao yang menjalani debut putaran final Piala Dunia memberikan perlawanan saat Livano Comenencia mencetak gol penyama kedudukan setelah Felix Nmecha lebih dulu membawa Jerman unggul.


Advocaat mengakui timnya tidak memperkirakan akan kalah dengan skor sebesar itu. Meski demikian, pelatih berusia 78 tahun tersebut menilai para pemain tidak perlu merasa malu karena mereka menghadapi salah satu tim terbaik di dunia.


"Mereka sangat, sangat kuat dan kami kebobolan beberapa gol yang mudah. Para pemain tahu bahwa ketika kalah mereka tidak boleh patah semangat. Ini bukan sebuah aib," ujarnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#piala dunia 2026