Turnamen edisi ke-23 ini akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, serta diikuti oleh 48 tim—jumlah terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
FIFA sebagai penyelenggara menetapkan total hadiah mencapai 655 juta dolar AS atau setara sekitar Rp11,22 triliun seperti dikutip dari Sportsmole, Selasa (21/4/2026).
Nilai ini meningkat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya, menegaskan besarnya skala dan daya tarik turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Setiap negara yang lolos ke putaran final langsung mendapatkan dana awal sebesar 1,5 juta dolar AS (sekitar Rp25,7 miliar) untuk kebutuhan persiapan.
Bahkan, tanpa meraih kemenangan sekalipun, setiap tim dipastikan membawa pulang minimal 10,5 juta dolar AS (sekitar Rp179,9 miliar).
Hadiah terbesar tentu menjadi milik sang juara. Tim yang berhasil mengangkat trofi akan mengantongi 50 juta dolar AS atau sekitar Rp856,7 miliar.
Sementara itu, tim runner-up berhak atas 33 juta dolar AS (sekitar Rp565,5 miliar).
Sebagai perbandingan, pada FIFA World Cup 2022, Argentina keluar sebagai juara dengan hadiah 42 juta dolar AS, sedangkan Prancis sebagai runner-up membawa pulang 30 juta dolar AS.
Distribusi hadiah ini tidak hanya berdampak pada tim-tim besar, tetapi juga memberi harapan bagi negara berkembang.
Dana yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pemain muda, pembangunan infrastruktur, hingga pembinaan sepak bola jangka panjang.
Berikut rincian hadiah FIFA World Cup 2026:
Juara: 50 juta dolar AS (Rp856,7 miliar).
Runner-up: 33 juta dolar AS (Rp565,5 miliar).
Peringkat ketiga: 29 juta dolar AS (Rp496,9 miliar).
Peringkat keempat: 27 juta dolar AS (Rp462,6 miliar).
Perempat final (5–8): 19 juta dolar AS (Rp325,6 miliar).
Babak 16 besar (9–16): 15 juta dolar AS (Rp257 miliar)
Babak 32 besar (17–32): 11 juta dolar AS (Rp188,5 miliar)
Fase grup (33–48): 9 juta dolar AS (Rp154,2 miliar)
Dengan nilai hadiah yang terus meningkat, FIFA World Cup 2026 bukan sekadar ajang perebutan trofi, tetapi juga menjadi panggung ekonomi global yang memberikan dampak besar bagi perkembangan sepak bola di seluruh dunia. (*).
Editor : Yohanes Palen