Sarmi Dorong Rumah, Sekolah dan Kesehatan Ramah Anak

Vicky Ambani • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:45 WIB
PLT Kadis Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten Sarmi,Sarce Krew saat memberikan arahan kepada peserta kegiatan sosialisasi Perlindungan Hak Anak,di aula kantor distrik Sarmi,Rabu(23/9/2027)
(CEPOSONLINE.COM/VICKY)
PLT Kadis Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten Sarmi,Sarce Krew saat memberikan arahan kepada peserta kegiatan sosialisasi Perlindungan Hak Anak,di aula kantor distrik Sarmi,Rabu(23/9/2027) (CEPOSONLINE.COM/VICKY)

CEPOSONLINE.COM,SARMI - Anak merupakan tunas harapan bangsa yang membutuhkan perhatian, perlindungan dan pendidikan sejak dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sarmi, Sarce Krew, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Distrik Sarmi, Rabu (23/9/2026).


Sarce mengatakan, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan karakter anak. 

Menurutnya, pendidikan pertama bagi seorang anak dimulai dari dalam rumah tangga melalui pola asuh, keteladanan dan perhatian orang tua.


“Anak adalah tunas harapan bangsa yang harus dibentuk dan dididik akhlaknya. Semua itu harus dimulai dari dalam rumah tangga,” ujar Sarce.

Ia juga menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak. Sekolah, kata dia, tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga harus menjadi ruang yang mendukung tumbuh kembang serta perlindungan anak.

“Sekolah tempat anak-anak bersekolah harus menjadi sekolah yang ramah anak,” tegasnya.

Selain pendidikan dan perlindungan, Sarce menyoroti aspek kesehatan anak. Ia menyebut kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, terutama orang tua sebagai pihak yang paling dekat dengan anak dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesehatan anak adalah tanggung jawab kita sebagai orang tua. Dinas Kesehatan juga wajib mengedukasi anak-anak tentang pola hidup sehat,” katanya.

Sarce berharap, sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan yang benar-benar memberikan perlindungan dan ruang tumbuh yang baik bagi anak-anak di Kabupaten Sarmi.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
SARMI anak Ceposonline.com