Tuntut Dana Desa, Warga Keder Lama Palang Jalan Trans Sarmi-Jayapura

Vicky Ambani • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 08:39 WIB
Masyarakat Kampung Keder Lama melakukan pemalangan jalan dengan menebang pohon dan meletakkannya melintang di badan jalan, Senin (21/9/2026).
(CEPOSONLINE.COM/FOTO ISTIMEWA)
Masyarakat Kampung Keder Lama melakukan pemalangan jalan dengan menebang pohon dan meletakkannya melintang di badan jalan, Senin (21/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/FOTO ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM,SARMI – Akses Jalan Trans Sarmi–Jayapura kembali terganggu. Masyarakat Kampung Keder Lama melakukan pemalangan jalan dengan menebang pohon Ketapang dan meletakkannya melintang di badan jalan, Senin (21/9/2026).

Aksi pemalangan tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan masyarakat terkait realisasi Dana Desa Kampung Keder Lama Tahun Anggaran 2026, sekaligus meminta adanya penyelesaian masalah yang terjadi di Kampung Keder Lama.

Pantauan di lokasi, sejumlah batang dan ranting pohon terlihat melintang di badan jalan sehingga kendaraan yang hendak melintas harus berhenti. Warga juga memasang papan informasi berisi tuntutan masyarakat Kampung Keder Lama.

Dalam tulisan pada papan tersebut, masyarakat menyampaikan dua tuntutan, yakni meminta Dana Kampung Keder Lama dicairkan serta meminta agar persoalan yang terjadi di pemerintahan Kampung Keder Lama segera diselesaikan.

Pemalangan ini mendapat perhatian pengguna Jalan Trans Sarmi–Jayapura, mengingat ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan wilayah Kabupaten Sarmi dengan Jayapura.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera turun tangan untuk mendengar aspirasi warga serta memberikan kejelasan mengenai realisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Warga juga meminta agar persoalan pengelolaan pemerintahan Kampung Keder Lama dapat diperiksa sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kampung Keder Lama maupun Pemerintah Kabupaten Sarmi terkait tuntutan masyarakat tersebut.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
SARMI Ceposonline.com dana desa