CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Berdasarkan perhitungan cepat atau quick count, pasangan calon gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa yang berada di nomor urut 4 unggul sementara.
Sampai pukul 07.30 WIT, Kamis (27/11/2024), dari 435 TPS dari total 1.095 TPS yang masuk dan direkap kedalam perhitungan cepat tersebut atau sekitar 40 persen dari jumlah TPS dengan jumlah 118.154 suara sah, paslon Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa telah mengantongi 60.287 suara sah atau sekitar 51.02 persen, disusul Paslon Romanus Mbaraka-Albertus Muyak 31.488 suara sah atau sekitar 26,65 persen. Selanjutnya Pasalon Darius G. Gebze-Yusak Yaluwo dengan perolehan 20.149 suara sah atau 17,05 persen dan terakhir Paslon Nikolaus Kondomo-Baidin Kurita dengan perolehan 6.230 suara sah atau 5,27 persen.
Berkaitan dengan itu, Apolo-Safanpo-Paskalis Imadawa menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua Selatan yang memberikan amanat dan kepercayaan kepada pasangan Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa pada Pilkada serentak 2024.
‘’Bersama pasangan nomor urut 04 Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa bersama partai pengusung dan seluruh tim pemenangan dan tim relawan kami mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Papua Selatan yang telah memberikan amanat dan kepercayaan kepada kami yang dapat dipantau melalui perhitungan cepat atau quink count,’’ kata Apolo Safanpo saat memberikan keterangan pers di Sekretariat Pemenangan Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa,Jalan Raya Mandala Merauke, Rabu (27/11/2024) malam.
Apolo Safanbpo juga menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara KPU dan Bawaslu serta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan dan melaksanakan seluruh tahapan dan mekanisme Pilkada serentak di Papua Selatan dengan baik.
‘’Kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang mengawal seluruh tahapan proses tahapan Pilkada sehiongga dapat berjalan aman, lancar,tertib dan sukses,’’ katanya.
‘’Kami mengimbau kepada seluruh tim pendukung dan seluruh tim relawan untuk tidak melakukan konvoi atau pesta kemenangan secara berlebihan dan tetap menjaha situasi keamanan dan konduksivitas di lingkungan tempat tinggal dan kerja masaing-masing agar masyarakat tetap melaksanakan kegiatan sehari-hari dan aktivitas perekonomian dengan lancar,’’ imbaunya. (*)
Editor : Gratianus Silas