Eks Striker PSN Ngada ini Bangga Gabung Persipura 

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:42 WIB
Lazarus Sinim saat mengikuti latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/Erianto)
Lazarus Sinim saat mengikuti latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/Erianto)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Persipura Jayapura punya striker baru, dialah Lazarus Anthony Sinim. Pemain yang direkrut dari PSN Ngada itu memberi cukup banyak menjadi pembicaraan setelah ikut mengantar timnya PSN Ngada menjadi semifinalis Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. 

Kiprah Lazarus belumlah tenar di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air, namun rekam jejaknya belakangan ini patut diperhitungkan, setelah menjadi top skor PSN Ngada.

Dari Merauke kemudian merantau ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membela PSN Ngada, Lazarus tampil bersinar. 

Ia bukan sekadar pemain pelengkap, melainkan ujung tombak andalan yang sukses mengantarkan PSN Ngada promosi naik kasta ke Liga 3.

Statistiknya di lapangan menjadi bukti kapasitasnya sebagai seorang penyerang. Sepanjang kompetisi Liga 4 nasional atau yang juga bertajuk Piala Presiden tersebut, Lazarus sukses mencetak 10 gol.

Catatan impresif inilah yang pada akhirnya membuat manajemen Persipura memanggilnya pulang untuk memperkuat lini serang Mutiara Hitam.

Bagi Lazarus, panggilan dari Persipura lebih dari sekadar kontrak kerja profesional. Ini adalah pencapaian mimpi dan harapan.

 “Gabung Persipura jujur sangat bangga, bisa main di tim kebanggaan orang Papua,” ungkap Lazarus kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura pekan lalu.

 Meski berhasil menembus tim impiannya, Lazarus sadar betul bahwa tugas utamanya baru saja dimulai. Sama seperti harapan para pemain dan suporter lainnya, ia memikul tanggung jawab moral untuk mengembalikan kejayaan Persipura.

Pemain berusia 23 pemain itu menegaskan bahwa dirinya tidak datang hanya untuk duduk di bangku cadangan. Ia membawa ambisi besar untuk mengembalikan Persipura ke tempat yang seharusnya, yakni kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Kalau motivasi saya, ya siap berikan yang terbaik untuk tim. Saya akan berikan yang terbaik untuk tanah Papua dan bisa mengangkat Persipura ke Super League,” tegasnya.

Tantangan di depan mata tentu tidak mudah. Ia harus bersaing ketat dengan barisan penyerang lain untuk mendapatkan menit bermain.

Menanggapi persaingan internal ini, Lazarus memilih bersikap realistis dan fokus pada pembuktian diri secara langsung. Ia paham bahwa rekor gol di klub sebelumnya harus kembali dibuktikan di sesi latihan demi merebut kepercayaan pelatih. (*)

Editor : Weny Firmansyah
Liga 2 persipura