CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Manajemen Persipura kini memutuskan untuk mendatangkan pelatih baru bagi tim Persipura.
Bagi masyarakat di Papua sosok dari sang pelatih baru Persipura tersebut sudah tidak asing lagi.
Namanya cukup familiar di kalangan pecinta Persipura dan juga para pemain Persipura saat ini.
Dia adalah Rahmad Darmawan yang kini resmi ditunjuk oleh manajemen Persipura menggantikan Ricardo Salampessy.
Sementara itu keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap performa dari Ramai Rumakiek dan kawan-kawan pada 5 laga awal mereka di Grup Timur Championship 2025/2026.
Persipura tercatat hanya mampu mendapatkan tujuh poin dari hasil dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Hasil tersebut membuat manajemen merasa perlu melakukan perubahan di jajaran pelatih untuk memacu kembali semangat dan performa tim.
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan ketika dikonfirmasi membenarkan kehadiran pelatih baru bagi tim Persipura.
"Ya, benar nanti Coach Rahman Darmawan akan resmi melatih Persipura sebagai pelatih kepala,"ucap Owen Rahadiyan.
Kata Owen Rahadiyan, ini merupakan hasil evaluasi bersama dimana coach Ricardo Salampessy tidak akan bersama tim utama.
Manajemen Persipura sudah menyiapkan peran baru bagi Ricardo Salampessy, termasuk membantu pengembangan usia muda.
Manajemen percaya Ricardo Salampessy bisa dapat membantu mengorbitkan pemain-pemain muda Tanah Papua yang nantinya lebih berkembang bersama Persipura.
Sebagai klub profesional, Persipura sedang fokus mencari bibit-bibit pesepakbola muda untuk membela tim Elite Pro Academy (EPA).
"Kami berterima kasih kepada coach Ricardo Salampessy atas kerja keras dan pengabdiannya untuk Persipura selama ini,"ujar pria yang biasa disapa Owen ini.
Menurut Owen, Ricardo Salampessy telah memberikan yang terbaik untuk menjaga semangat tim dan tetap menunjukkan profesionalisme meski dalam situasi sulit.
"Kami sangat menghormatinya sebagai bagian penting dari sejarah klub ini,"tutur Owen.
Sementara itu Rahmad Darmawan rencananya akan mulai memimpin sesi latihan Persipura pada Selasa (14/10/2025) besok.
Ia datang ke Persipura tidak sendiri dengan ditemani oleh Regi Aditya yang nantinya bertugas sebagai asisten pelatih Persipura.
Kahadiran Rahmad Darmawan sendiri ditubuh Persipura sudah pasti cepat beradaptasi dengan gaya bermain Persipura.
Rahmad Darmawan merupakan salah satu pelatih lokal yang kaya akanbpengalaman dan telah melatih banyak klub baik dalam negeri maupun luar negeri.
Ia juga pernah menukangi Timnas Indonesia U-23 dan juga melatih salah satu tim di Malaysia T-Team FC.
Bersama Persipura ia mempunyai kenangan yang sangat indah, ketika itu ia sukses membawa Persipura menjadi juara Liga Indonesia pada tahun 2005.
Pengalamannya itu diharapkan mampu membangkitkan kembali kejayaan Persipura yang dikenal sebagai salah satu tim tersukses di Tanah Air dengan empat gelar juara Liga Indonesia.
Tugas pertama Rahmad Darmawan mempersiapkan tim melawan Persiba Balikpapan yang akan kembali digelar di Stadion Lukas Enembe, Minggu (19/10/2025).
Dengan waktu yang singkat, Rahmad Darmawan diharapkan bisa membawa stabilitas, memperkuat karakter tim, dan mengembalikan kepercayaan diri para pemain Persipura saat ini.
Tentu dengan target Persipura kembali promosi ke Liga 1 tahun depan
"Kita percaya dengan coach Rahmad Darmawan yang punya kapasitas dan pengalaman untuk membawa Persipura ke arah yang lebih baik. Semoga ke depan, performa tim terus meningkat dan bisa kembali bersaing di papan atas,"tutur Owen.
Ditanya kedatangan Regi Aditya yang nantinya berperan sebagai Asisten Pelatih, Owen menyampaikan, ia dipilih karena mempunyai banyak pengalaman di persepakbolaan Indonesia.
Meski bukan berstatus sebagai mantan pemain, Regi Aditya sudah terbukti membawa PSBS Biak promosi dari Liga 2 2023/2024 ke Liga 1 2024/2025.
Regi Aditya juga mengenal dekat dengan karakter permainan pemain-pemain Papua. Diharapkan, Regi Aditya dapat mampu memberikan warna baru untuk berkolaborasi dengan Rahmad Darmawan.
"Pemilihan asisten pelatih ini banyak pertimbangan. Mulai dari latar belakang, catatan rekor saat melatih, dan menilai budaya di Papua. Tapi semua ini atas saran dari coach Rahmad Darmawan yang memberikan rekomendasi kepada saya."tegas Owen.
Di sisi lainnya Owen juga berharap kehadiran coach Rahmad Darmawan bisa menaikkan level permainan pemain-pemain muda Persipura yang masih berusia di bawah 21 tahun.
Sementara itu tercatat ada sekitar 5 pemain muda dibawah U-21 yang kini memperkuat Mutiara Hitam.
Mereka adalah, Dennis Ivakdalam, Markus Madjar, Gelfias Waicang, Adriano Malibela, dan Reno Salampessy.
Perlu diketahui, sesuai aturannya dimana setiap klub yang berkompetisi di Liga 2 ini wajib memainkan satu pemain U-21 selama 90 menit.
Owen kini melihat banyak sekali kritikan tajam yang ditunjukkan kepada pemain muda Persipura.
Ia menegaskan bahwa kritik yang tidak konstruktif bisa berdampak pada kepercayaan diri pemain muda.
Ia berharap publik dan suporter Persipura dapat memberikan dukungan positif di masa transisi kepelatihan ini.
"Beberapa waktu terakhir Reno Salampessy diserang di media sosial, dibilang anak emas. Padahal kalau dilihat, penampilannya cukup baik dan dia punya potensi besar. Dengan hadirnya coach Rahmad Darmawan, kami harap dia bisa berkembang lebih matang. Jadi saya minta jangan serang anak-anak muda kami,” tutup Owen Rahadiyan. (*).
Editor : Agung Trihandono