CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Jelang bergulirnya Liga 2 musim 2024/2025, Persipura resmi melakukan latihan perdana pada Rabu (4/9/2024).
Latihan tersebut digelar di lapangan PLTD Waena, Kota Jayapura, Papua.
Ada yang menarik dalam sesi latihan perdana tersebut.
Adalah tim pelatih Persipura yang dihuni para pemain legendanya di masa lalu.
Tim pelatih Persipura musim ini dihuni Ricardo Salampessy sebagai pelatih kepala, dibantu dua rekannya Ridwan Bauw dan Imanuel Wanggai sebagai asisten pelatih.
Berikut profil ketiga legenda Persipura selama masih bermain:
Ricardo Salampessy
Pelatih Persipura, Ricardo Salampessy, bermain untuk tim Mutiara Hitam (julukan Persipura) pada 2006 - 2013 dan 2015 - 2023.
Pemain yang berposisi sebagai bek itu mencatatkan 123 penampilan dan 6 gol saat membela Persipura pada 2006 - 2013.
Saat kembali ke Persipura pada 2015 - 2023, Ricardo mencatatkan 125 penampilan dan 4 gol.
Bersama Persipura, Ricardo memiliki banyak prestasi, di antaranya Juara Liga Super Indonesia (LSI) musim 2008/2009, 2010/2011, dan 2013.
Ricardo juga juara Community Shield Indonesia (2009) dan Inter Island Cup (2011) bersama Persipura.
Selain menjadi andalan di level klub, Ricardo juga bersinar di Timnas Indonesia.
Ia mencatatkan 22 penampilan dan 1 gol di level Timnas Indonesia pada periode 2006 - 2019.
Imanuel Wanggai
Imanuel Wanggai mencatatkan 172 caps dan 9 gol bersama Persipura pada 2005 – 2019.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini mencatatkan banyak prestasi bersama tim Mutiara Hitam.
Berikut prestasi Imanuel Wanggai bersama Persipura:
- Liga Indonesia (1): 2005
- Indonesia Super League (3): 2008/2009, 2010/2011, dan 2013
- Indonesian Inter Island Cup (1): 2011
- Indonesia Soccer Championship A: 2016
Bersama Timnas Indonesia, Manu sapaan akrabnya, mencatatkan 8 penampilan.
Ridwan Bauw
Ridwan bukan sosok asing di tubuh Persipura Jayapura.
Saat masih menjadi pemain, Ridwan bahkan jauh lebih senior ketimbang Ricardo dan Manu.
Ridwan membela Persipura pada era 1999-2007.
Baca Juga: Persipura Masih Dihuni Banyak Wajah Lama
Ia bermain di posisi gelandang.
Di masanya bermain, Ridwan adalah kompatriot Boaz Solossa, Ian Louis Kabes, d saat mengangkat piala juara Liga Indonesia musim 2005.
Kehadiran Imanuel Wanggai
Untuk tim pelatih Persipura, sejatinya Ricardo dan Ridwan telah bekerja sama sejak musim lalu.
Namun musim ini, mereka akan dibantu oleh Imanuel Wanggai yang musim lalu menukangi Persiker Keerom pada kompetisi Liga 3.
Sementara untuk posisi pelatih fisik menggunakan Elsa.
Kehadiran Ricardo, Ridwan dan Imanuel diharapkan tak hanya sebagai seorang pelatih dalam tim namun menjadi motivasi baru bagi anak-anak Mutiara Hitam untuk menatap musim baru.
Menurut Ricardo, kehadiran Manu akan membantu mereka.
Tak hanya memiliki segudang pengalaman, tapi Manu bisa menjadi salah satu mentor dalam tim.
“Saya mencoba untuk membentuk satu tim kerja untuk mendukung saya.”
“Walaupun coach Manu baru beberapa tahun terlibat dalam kepelatihan tapi kami butuh sosok mentor,” ungkap Ricardo kepada Cenderawasih Pos usai latihan di Lapangan PLTD Waena.
Senada dengan itu, sang kapten tim, Iam Louis Kabes juga mengaku bangga sosok Manu bisa berjuang bersama mereka untuk musim ini.
“Pemain cukup senang, siapa yang tidak kenal Imanuel Wanggai, dia punya sosok pengalaman dan kemampuan yang bisa dia bagikan kepada anak-anak,” pungkasnya. (*)
Editor : Gratianus Silas