Kalah Dari Persipura, Eduard Ivakdalam Tetap Puji Penampilan Anak Asuhnya

Yohanes Palen • Dipublikasikan Minggu, 5 Januari 2025 | 12:27 WIB
Pelatih Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam (HANS PALEN/CEPOSONLINE.COM).
Pelatih Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam (HANS PALEN/CEPOSONLINE.COM).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Persewar Waropen kini harus menerima kekalahan setelah ditaklukkan Persipura.

Laga yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (4/1/2025) berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Persipura.

Sementara itu kendati kalah, Pelatih Persewar Waropen Eduard Ivakdalam tetap memuji penampilan anak asuhnya.

"Anak-anak sudah tampil sangat luar biasa. Saya angkat jempol untuk semua pemain,"ucap Eduard Ivakdalam usai pertandingan.

Kata Edu, timnya bisa mengimbangi permainan tim Persipura.

Apalagi anak asuhnya bermain di laga ini tanpa adanya persiapan latihan sama sekali.

"Kami sama sekali tidak ada latihan, anak-anak hanya kumpul dan langsung datang bermain,"tegasnya.

Legenda Persipura ini mengaku, jika anak asuhnya cukup merepotkan Persipura di laga ini.

Secara permainan juga timnya juga mendominasi dan juga menciptakan banyak peluang.

Sayangnya keberuntungan tidak berpihak kepada timnya, sehingga kemenangan itu dicapai Persipura walaupun 2 gol mereka tercipta di babak tambahan waktu jelang akhir pertandingan.

 

"Kita lihat sendiri bahwa anak-anak bermain bagus dan mereka bisa bertahan di 90 menit babak normal. Kita hanya kecolongan ditambahan waktu pada babak kedua,"tuturnya.

Namun disisi lain Edu mengkritik keras soal proses gol kedua yang diciptakan Persipura pada menit 90+3 yang dicetak Ramai Rumakiek.

"Jujur, gol kedua dari Persipura itu tidak sportif sama sekali,"ujar Eduard Ivakdalam.

Eduard Ivakdalam menjelaskan, sebelum terjadinya gol kedua itu, salah satu pemainnya sudah terjatuh kesakitan.

Bahkan itu sudah terjadi beberapa menit di sisi bagian kiri lapangan. Sayangnya Boaz Solossa melewati pemainnya itu, namun tetap melakukan crossing bola ke arah gawangnya, sehingga terjadinya gol dari Ramai Rumakiek.

Seharusnya sesama pemain saling respek dalam lapangan, namun itu tidak terjadi sama sekali.

"Semua ini sudah terjadi dan saya akui tim saya kalah di laga ini. Tetapi saya tetap apresiasi kepada semua pemain, mereka sudah mempertontonkan ciri khas permainan Persewar Waropen dengan sentuhan bola pendek dari kaki ke kaki walaupun tanpa latihan,"tutupnya. (*)

 

Editor : Weny Firmansyah
Eduard Ivakdalam Persewar Waropen Stadion Mandala Jayapura Ceposonline.com persipura