Jayawijaya dan Merauke Diperkirakan Masih Akan Diselimuti Kabut Asap  

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 13:13 WIB
ILUSTRASI KABUT ASAP DI JAYAWIJAYA DAN MERAUKE.
ILUSTRASI KABUT ASAP DI JAYAWIJAYA DAN MERAUKE.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia. Mulai dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, hingga Maluku, dan Papua pada Senin (12/10/2026).

 Prakirawan BMKG Afif dalam video prakiraan cuaca yang dipantau melalui kanal YouTube BMKG di Jakarta, Senin (12/10/2026) pagi, menyampaikan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota. Misalnya Banda Aceh (Aceh), Padang (Sumatera Barat), Pekanbaru (Riau), Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Bengkulu, dan Bandar Lampung (Lampung).

 "Kemudian, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Mamuju (Sulawesi Barat), Ternate (Maluku Utara), Sorong dan Manokwari (Papua Barat), serta Nabire (Papua Tengah)," lanjut Afif.

Sementara itu hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Medan (Sumatera Utara). Adapun hujan yang dapat disertai kilat atau petir diprakirakan terjadi di Pontianak (Kalimantan Barat) dan Tanjung Selor (Kalimantan Utara).

Selain hujan, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Serang (Banten), Jogjakarta, Surabaya (Jawa Timur), Denpasar (Bali), Mataram (Nusa Tenggara Barat) dan Kupang (Nusa Tenggara Timur).

Cuaca berawan tebal juga berpotensi terjadi di Makassar (Sulawesi Selatan), Kendari (Sulawesi Tenggara), Palu (Sulawesi Tengah), dan Gorontalo. Sementara itu cuaca berawan diprakirakan terjadi di Jayapura (Papua).

Selanjutnya, kondisi udara kabut berpotensi terjadi di Jambi, Palembang (Sumatera Selatan), Pangkal Pinang (Kepulauan Bangka Belitung), Samarinda (Kalimantan Timur), Manado (Sulawesi Utara), Ambon (Maluku), dan Merauke (Papua Selatan).

Adapun potensi asap atau kabut diprakirakan terjadi di Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), dan Jayawijaya (Papua Pegunungan).


BMKG kemudian mengingatkan para nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut untuk mewaspadai gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.

Selain itu masyarakat pesisir diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena terdapat potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah. Misalnya pesisir Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan sebagian wilayah pesisir Maluku.

Meskipun cuaca kering masih mendominasi secara umum, hujan lebat tetap dapat terjadi secara lokal. Masyarakat juga diminta mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan, menyesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca, serta memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG. (*)

Editor : Weny Firmansyah
kabut asap Ceposonline.com BMKG