CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Sebuah langkah strategis dan bersejarah ditorehkan pada Rabu, 4 Maret 2026, melalui Grand Opening Amazing Grace Hotel dan Graha SARA Convention Hall yang berlokasi di halaman Gedung Sinode GKI di Tanah Papua, Argapura, Kota Jayapura.
Peresmian ini menjadi tonggak baru bagi gereja dalam menghadirkan pelayanan yang holistik tidak hanya menyentuh aspek rohani dan pendidikan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi umat.
Acara peresmian dilakukan oleh Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, bersama Regional CEO BRI 18 Jayapura Fahmi Rahendas, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura, Direktur PT Ajaib Dimata Kita Risal Supriadi Okoka, serta para stakeholder.
Pengelolaan hotel dipercayakan kepada HBA Hospitality, operator perhotelan yang berdiri sejak 2014 dan dikenal sebagai pengelola Grand Hotel Jayapura.
Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, menegaskan bahwa kehadiran Amazing Grace Hotel dan Graha SARA Convention Hall merupakan bagian dari implementasi visi dan misi gereja dalam membangun kemandirian pelayanan.
“Melalui peresmian ini, kami berharap fasilitas ini memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan ekonomi di Tanah Papua. Ini bagian dari upaya GKI untuk mandiri dalam pelayanan, termasuk mendukung aktivitas bisnis dan pengembangan usaha,” ujarnya.
Ia menjelaskan, GKI di Tanah Papua terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Gereja tidak hanya hadir dalam pelayanan firman dan pendidikan, tetapi juga membangun fondasi ekonomi umat sebagai bagian dari kesejahteraan bersama.
Kehadiran hotel dan convention hall ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai kegiatan strategis baik gerejawi, pemerintahan, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat.
Dorong Ekonomi Lokal dan Ciptakan Lapangan Kerja
Amazing Grace Hotel dan Graha SARA Convention Hall diharapkan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar serta menggerakkan sektor jasa, perhotelan, dan pariwisata di Kota Jayapura.
Dengan fasilitas representatif di kawasan Argapura, proyek ini memperkuat peran GKI sebagai mitra pembangunan daerah. Semangat “Amazing Grace” dimaknai bukan sekadar investasi bisnis, melainkan pelayanan yang menyentuh aspek sosial dan ekonomi secara nyata.
Sementara itu, Managing Director HBA Hospitality, Pratamahadi Setiawan, mengungkapkan bahwa sebelum penunjukan manajemen, pihaknya melalui proses seleksi dan pertimbangan matang, mulai dari pengalaman, sistem kerja, hingga jaringan.
“Pada akhirnya kami bersyukur karena HBA Hospitality dipercaya. Bukan semata karena skala atau nama besar, tetapi karena satu hal yang menjadi kekuatan kami. kami lahir, bertumbuh, dan berproses di Kota Jayapura,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap dinamika pasar lokal menjadi keunggulan tersendiri, mulai dari musim kunjungan, pola tamu, kebutuhan pasar, hingga karakter masyarakat Papua.
“Kami hadir tanpa jarak koordinasi, lebih fleksibel dalam pengambilan keputusan, dan lebih efisien dalam operasional,” jelasnya.
Saat ini, HBA Hospitality memiliki tiga lini usaha utama, yakni pengelolaan hotel melalui HBA Hospitality, layanan housekeeping profesional melalui HBA Clean, serta perawatan gedung melalui HBA Tech.
Pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan pemilik hotel dan properti lainnya di Papua.
“Kami siap menjadi mitra untuk bertumbuh bersama. Terima kasih kepada jajaran Sinode GKI di Tanah Papua atas kepercayaan ini. Semoga Amazing Grace Hotel menjadi tempat yang nyaman bagi para tamu, kebanggaan Kota Jayapura, dan saluran berkat bagi banyak orang,” tutupnya.
Dengan peresmian ini, GKI di Tanah Papua kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir membawa terang, harapan, dan kemandirian bagi umat serta masyarakat Papua di tengah dinamika pembangunan daerah.(*)
Editor : Lucky Ireeuw